Menu ✖

Mode Gelap

Kabar Daerah · 1 Mar 2025 14:23 WIB

Pantai Palangpang Bersih, Semangat Peduli Lingkungan Berkobar di Ciletuh-Palabuhanratu


					Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat bahu-membahu membersihkan sampah di Pantai Palangpang, Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Perbesar

Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat bahu-membahu membersihkan sampah di Pantai Palangpang, Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

JENTERANEWS.com – Pantai Palangpang, yang terletak di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp), menjadi saksi bisu dari aksi nyata kepedulian lingkungan. Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat bersatu padu membersihkan pantai dari sampah, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh setiap bulan Februari.

Kegiatan “Beach Clean Up” yang diselenggarakan pada 25-26 Februari 2025 ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pemulihan pariwisata kawasan yang sempat terdampak bencana alam.

Awalnya, panitia menargetkan 500 peserta untuk ikut serta dalam aksi ini. Namun, antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 1.000 orang, dua kali lipat dari target awal.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari perangkat daerah, TNI/Polri, pelajar, komunitas lingkungan, hingga masyarakat lokal dan pelaku usaha wisata. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.

Selama kegiatan berlangsung, tim berhasil mengumpulkan sampah dalam jumlah yang signifikan. Mayoritas sampah yang ditemukan adalah serpihan kayu, ranting, plastik sekali pakai, dan botol minuman.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan masih perlu ditingkatkan. Sampah-sampah ini bukan hanya merusak pemandangan, tetapi juga mencemari ekosistem laut dan mengancam kehidupan biota laut.

Aksi bersih-bersih pantai ini diharapkan menjadi pemicu gerakan yang lebih luas. Masyarakat, wisatawan, komunitas, dan pelaku usaha diharapkan dapat terus membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Aksi bersih-bersih pantai ini adalah langkah kecil, tetapi sangat berarti jika dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Kita ingin menjadikan Ciletuh-Palabuhanratu tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga sehat lingkungannya,” ujar Ketua Harian Badan Pengelola CPUGGp, Aat Suwanto.

Kegiatan “Beach Clean Up” ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pengelola CPUGGp, Dinas Pariwisata, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi. Dukungan penuh juga diberikan oleh berbagai pihak, termasuk Forkopimda Kabupaten Sukabumi dan pelaku usaha wisata.

“Kebersihan kawasan wisata merupakan tanggung jawab bersama yang berkaitan langsung dengan daya tarik dan kenyamanan wisatawan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi, diharapkan kawasan Ciletuh-Palabuhanratu dapat terus terjaga keindahannya dan menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan.(*)

Sumber: Siaran Pers


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 152 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Nekat Habisi Nyawa Sang Profesor demi Bayar Utang, Pelarian ART Sukabumi Berakhir di Makassar

4 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Pelaku pembunuhan dosen di Sukabumi berinisial PAL (jongkok) berhasil dibekuk Tim Resmob Polda Sulsel di Makassar usai kabur dan menguras uang korban ratusan juta rupiah.

Lonjakan Kasus Influenza A di Indonesia: Tren Musiman dan Rekam Jejak Panjang Virus yang Terus Berevolusi

3 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Petaka Jalur Purabaya: Pick Up Melenceng Hantam Honda Beat, Pelajar Luka Parah di Kepala!

3 Oktober 2026 - 17:28 WIB

TABRAKAN DI PURABAYA: Warga di Jalan Raya Purabaya-Sukabumi berusaha memberikan pertolongan pertama kepada Abi Akila (16), seorang pelajar yang tergeletak di aspal setelah sepeda motor Honda Beat miliknya (F 3412 UCL) bertabrakan dan terjepit di bawah bumper depan Mitsubishi Colt T120 SS Pick Up (F 8914 UW), Sabtu (3/10/2026). Plat nomor sepeda motor terlihat jelas di lokasi kejadian.

Nahas! Main HP Berujung Maut di Jembatan Kereta Cipelang

3 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Anggota Polsek Warudoyong dan petugas forensik memeriksa lokasi penemuan mayat pria berinisial S (25) di aliran Sungai Cipelang, Sukabumi, Jumat (2/10/2026). Korban diduga melompat atau terjatuh dari jembatan kereta api di atas lokasi temuan.

Polemik Prosedur Distribusi BBM Nelayan Berujung Tegang, Polisi Pastikan SPBN Cikahuripan Kembali Kondusif

3 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Sejumlah orang yang terdiri dari warga, pembeli, dan pihak terkait tampak berkumpul di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) 38.43301 Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/10/2026) malam. Kerumunan tersebut terjadi menyusul insiden adu mulut antara rombongan media dan petugas SPBN yang dipicu oleh miskomunikasi terkait regulasi distribusi BBM menggunakan jerigen plastik untuk nelayan.

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca