Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 3 Okt 2025 14:29 WIB

Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Lancar dan Berkualitas, Sekda Kab. Sukabumi Pimpin Rapat Koordinasi


					Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) virtual program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pendopo pada Jumat (3/10/2025). Rakor ini menekankan komitmen Pemkab Sukabumi untuk menjamin kualitas dan kelancaran program MBG. Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) virtual program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pendopo pada Jumat (3/10/2025). Rakor ini menekankan komitmen Pemkab Sukabumi untuk menjamin kualitas dan kelancaran program MBG.

JENTERANEWS.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pendopo pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Rakor yang dilaksanakan secara virtual ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh Camat dan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Sukabumi, menunjukkan komitmen serius Pemkab dalam menyukseskan program nasional ini.

Evaluasi dan Penegasan Komitmen

Dalam arahannya, Sekda Ade Suryaman menegaskan bahwa tujuan utama dari rakor ini adalah untuk mengevaluasi dan memastikan bahwa pelaksanaan program MBG di lapangan berjalan dengan baik dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Rakor ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap segala dinamika dan tantangan yang muncul seputar implementasi MBG.

“Meskipun kewenangan penuh program MBG berada di pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tetap berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas pelaksanaan program ini di lapangan,” ujar Sekda.

Progres dan Tantangan di Lapangan

Sekda Ade Suryaman juga memaparkan progres terkini program MBG di Kabupaten Sukabumi. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan rapat sebelumnya dengan jajaran Forkopimda, per tanggal 29 September, tercatat 200 Satuan Penyelenggara Program Gizi (SPPG) telah terbentuk, dan kabar baiknya, 47 Kecamatan sudah memiliki perwakilan SPPG.

Namun, dari hasil evaluasi yang dilakukan, Sekda tidak menampik bahwa masih ditemukan sejumlah kendala yang memerlukan pembenahan segera. Beberapa persyaratan krusial yang harus dipenuhi dan menjadi sorotan meliputi:

  • Sertifikat Higienis: Pemenuhan persyaratan sertifikasi kebersihan dan keamanan pangan.

  • Tenaga Ahli: Kebutuhan akan keterlibatan ahli gizi dan sanitasi.

  • Sanitasi: Pemenuhan persyaratan terkait kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Sekda menekankan pentingnya pemenuhan persyaratan ini guna meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan terkait kesehatan dan keamanan makanan.

Peran Masyarakat dan Pengawasan Menyeluruh

Program MBG ditekankan sebagai program luar biasa dari pemerintah pusat yang memberikan manfaat signifikan, terutama bagi pelajar. Oleh karena itu, Sekda Ade Suryaman menegaskan bahwa dukungan dan pengawasan dari semua pihak merupakan kunci keberhasilan.

“Kami menampung aspirasi masyarakat dan mendorong agar program ini terus berjalan dengan baik, benar, dan lancar,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa sosial kontrol harus dilakukan secara kolektif.

Rakor tersebut juga membahas secara mendalam berbagai aspek teknis pelaksanaan, mulai dari standar pelayanan, mekanisme pendistribusian makanan, hingga aspek keamanan pangan. Secara khusus, Sekda mendorong agar dalam proses pengadaan dan penyaluran makanan, pihak penyelenggara wajib melibatkan ahli gizi, ahli laboratorium, dan sanitasi. Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan kualitas gizi dan kebersihan makanan, sehingga insiden atau hal-hal yang tidak diinginkan tidak terulang kembali. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Tinjau Pasar Cisaat Sukabumi, Perum BULOG Pastikan Stabilitas Harga Pangan Pasca-Iduladha

30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (mengenakan topi dan rompi) saat berdialog dengan pedagang dan mengecek langsung kualitas komoditas pangan di Pasar Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

Teror Babi Hutan di Cidolog: Saat Ambisi Ketahanan Pangan Lumat oleh Kerusakan Ekologis

30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim gabungan dari BPP Cidolog, Perbakin, dan perwakilan petani setempat menunjukkan kekompakan sebelum atau setelah penyisiran di medan terjal Cidolog, Sukabumi. Foto ini menangkap momen kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mendesak untuk menghentikan kerusakan masif lahan pertanian—terutama ladang jagung dan komoditas hortikultura—akibat invasi babi hutan yang dipicu alih fungsi lahan hutan di hulu.

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
Trending di Sukabumi