JENTERANEWS.com – Pemerintah Desa Cipamingkis, yang terletak di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, terus mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari realisasi Dana Desa (DD) tahap kedua tahun 2024. Langkah ini diambil untuk mendorong kemajuan desa dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pada tahap pertama, beberapa proyek yang telah dilaksanakan meliputi pembangunan jalan cor beton di Kampung Tarikolot Rt 01 Rw 01, saluran irigasi Cimahpar di Kampung Ciindet Rt 04 Rw 02, sarana air bersih di Kampung Cibule Rt 06 Rw 02, TPT di Kampung Citamang Rt 07 Rw 03, jembatan di Kampung Cipogor Rt 08 Rw 03, serta TPT jalan Cikarae di Kampung Cikarae Rt 11 Rw 04.
Untuk tahap kedua, pemerintah desa Cipamingkis malaksanakan pembangunan di sebelas lokasi, antara lain pivanisasi saluran irigasi sawah Tonggoh di Kampung Tugu Rt 12 Rw 05, sarana air bersih di Kampung Cipamokolan Rt 13 Rw 05, rabat beton dan TPT jalan di Kampung Gunungbuleud Rt 14 Rw 05, pengaspalan jalan Cijengkol – Cisepan, pembangunan bronjong jalan Sawahlega – Citemen, serta perkerasan jalan lingkungan di Ciawitali.
Selain itu, masih menggunakan dana desa tahap kedua tahun 2024, pemerintah desa Cipamingkis juga akan melaksanakan pengaspalan jalan Cikadu – Ciwaru, pengaspalan jalan lingkungan Cikadu, pembangunan sarana air bersih sumur gali di Kampung Pasirmalang, rehabilitasi jembatan Cisuren, dan perbaikan rumah tidak layak huni di Kampung Cikadu.
“Alhamdulillah, DD tahap pertama dan kedua sudah dicairkan. Kami langsung memulai pembangunan infrastruktur di beberapa lokasi,” ungkap Kepala Desa Cipamingkis, Baden, pada Sabtu (21/9/2024).
Baden menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan program prioritas yang telah melalui berbagai proses musyawarah dengan masyarakat.
“Kami, Pemerintah Desa Cipamingkis, bersama masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Sukabumi yang telah mewujudkan harapan kami melalui program kerja Pemdes Cipamingkis,” ujarnya.
Baden berharap bahwa pembangunan infrastruktur di desanya dapat mempermudah akses masyarakat, terutama menuju sarana pendidikan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga aset publik tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Mari kita jaga bersama agar kualitas bangunan yang telah dibangun dapat bertahan lama,” tutupnya.(*)















