Menu

Mode Gelap

Bencana · 7 Mar 2025 16:31 WIB

Pemkab Sukabumi Siagakan Tim Tanggap Darurat, Banjir Landa Palabuhanratu


					Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, memberikan arahan kepada petugas saat meninjau lokasi banjir di Palabuhanratu, Jumat (7/3/2025) Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, memberikan arahan kepada petugas saat meninjau lokasi banjir di Palabuhanratu, Jumat (7/3/2025)

JENTERANEWS.com – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Sukabumi pada Kamis malam (6/3/2025) menyebabkan banjir di beberapa lokasi, termasuk di pusat kota Palabuhanratu. Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, bersama Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, langsung turun tangan meninjau lokasi-lokasi terdampak pada Jumat (7/3/2025).

Peninjauan diawali dari Puskesmas Palabuhanratu, di mana genangan air sempat mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan. Kemudian, rombongan melanjutkan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu, salah satu titik terparah yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu yang rusak parah akibat banjir yang melanda Sukabumi, Kamis malam (6/3/2025).

Kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu yang rusak parah akibat banjir yang melanda Sukabumi, Kamis malam (6/3/2025).

“Kami sangat prihatin dengan bencana ini. Dampaknya cukup signifikan, terutama di TPI dan beberapa permukiman warga,” ujar Wabup Andreas di sela-sela peninjauan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berjanji akan mengambil langkah-langkah cepat untuk membantu warga terdampak. “Kami akan segera melakukan penanganan, mulai dari evakuasi, penyediaan tempat pengungsian, hingga bantuan logistik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Andreas menekankan pentingnya mitigasi bencana untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. “Kami akan memperkuat sistem peringatan dini, memperbaiki infrastruktur drainase, dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama di musim hujan yang masih berlangsung. “Jangan buang sampah sembarangan, bersihkan saluran air di sekitar rumah, dan selalu pantau informasi cuaca dari sumber yang terpercaya,” pesannya.

Apresiasi diberikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penanganan banjir, termasuk TNI, Polri, BPBD, dan relawan. “Solidaritas dan gotong royong seperti ini sangat kita butuhkan dalam menghadapi bencana,” pungkas Wabup Andreas.(*)

Laporan: M. Ridwan


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca