JENTERANEWS.com – Sinergi lintas sektor kembali membuktikan peran vitalnya dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Andreas, saat menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I yang diinisiasi oleh Polres Sukabumi, pada Kamis (08/01/2026).
Kegiatan yang berpusat di Kampung Gudang RT 01 RW 05, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak ini menjadi momentum strategis dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026.
Dalam sambutannya, H. Andreas memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian yang telah meluaskan perannya dari sekadar penjaga keamanan menjadi penggerak ketahanan pangan. Menurutnya, keberhasilan panen ini adalah bukti nyata dari kolaborasi yang solid.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sukabumi atas semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja berkualitas dalam memproduksi tanaman jagung di Kecamatan Nagrak ini. Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan para petani menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah,” ungkap Wabup H. Andreas.
Senada dengan Wakil Bupati, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh mendukung agenda pemerintah. Peran Polri kini mencakup pendampingan petani dan optimalisasi lahan produktif.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif,” tegas AKBP Samian.
Acara panen raya ini ditandai dengan prosesi pemetikan jagung secara simbolis oleh Wakil Bupati bersama Kapolres Sukabumi. Komoditas jagung dipilih karena posisinya sebagai salah satu bahan pangan strategis nasional.
Sebagai penutup rangkaian acara, para hadirin mengikuti Video Conference Panen Raya Jagung Kuartal I yang dipimpin langsung oleh Kapolri dari lokasi pusat di Polres Bekasi. Hal ini menunjukkan integrasi program ketahanan pangan dari tingkat pusat hingga ke daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai elemen penting pemerintahan dan masyarakat, antara lain: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Perwakilan Dinas Pertanian, Camat beserta unsur Forkopimcam Nagrak, Jajaran personil Polres Sukabumi dan kelompok tani setempat.















