Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Jan 2026 11:10 WIB

Polemik Alih Fungsi Lahan di Cikadu: Warga Tuntut Kejelasan Nasib RSUD Sukalarang


					Sejumlah massa yang tergabung dalam Masyarakat Pejuang Rumah Sakit Sukalarang (MPRS-S) membentangkan spanduk tuntutan saat menggelar aksi damai di depan Kantor Kecamatan Sukalarang, Kamis (15/1/2026). Aksi yang dijaga oleh aparat kepolisian ini menuntut kejelasan pembangunan RSUD yang lahannya kini digunakan untuk gerai koperasi. Perbesar

Sejumlah massa yang tergabung dalam Masyarakat Pejuang Rumah Sakit Sukalarang (MPRS-S) membentangkan spanduk tuntutan saat menggelar aksi damai di depan Kantor Kecamatan Sukalarang, Kamis (15/1/2026). Aksi yang dijaga oleh aparat kepolisian ini menuntut kejelasan pembangunan RSUD yang lahannya kini digunakan untuk gerai koperasi.

JENTERANEWS.com – Polemik tata ruang mencuat di wilayah Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukalarang yang telah digadang-gadang sejak tahun 2021 kini terancam pupus. Pasalnya, di lokasi yang sama—Kampung Cikadu, Desa Sukalarang—kini justru berdiri bangunan gerai Koperasi Merah Putih (KDMP).

Alih fungsi lahan ini memicu reaksi keras dari Masyarakat Pejuang Rumah Sakit Sukalarang (MPRS-S). Puluhan massa menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kecamatan Sukalarang pada Kamis (15/1/2026), menuntut transparansi dan konsistensi pemerintah daerah.

Koordinator aksi, Muh Hernadi Mulyana, dalam orasinya menegaskan bahwa pembangunan gerai KDMP di lokasi tersebut merupakan bentuk ketidakseriusan pemerintah dalam mengawal Proyek Strategis Daerah. Menurutnya, lahan di Cikadu tersebut sejatinya telah memiliki kelengkapan dokumen untuk pembangunan rumah sakit, termasuk Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED).

“Pembangunan gerai KDMP di Kampung Cikadu ini dinilai menghambat perencanaan RSUD Sukalarang yang sangat dinantikan masyarakat. Runtutan kejadian ini dimulai dari dugaan kelalaian Kepala Desa dan Camat Sukalarang yang mengabaikan prinsip kehati-hatian administratif, sehingga terjadi tumpang tindih penggunaan lahan,” tegas Hernadi usai audiensi.

Hernadi menekankan bahwa aksi ini adalah langkah konstitusional warga untuk menagih janji politik yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021.

“Apa yang kita suarakan hari ini bukan tanpa dasar. Dokumen RPJMD 2021 mencatat jelas rencana ini. Artinya, ada konsekuensi logis dan kewajiban bagi pemerintah untuk merealisasikannya, bukan justru mengalihkannya untuk kepentingan koperasi,” tambahnya.

Urgensi pembangunan rumah sakit di wilayah ini dinilai sangat tinggi. Selama ini, warga Sukabumi Timur yang mengalami kondisi gawat darurat harus dirujuk ke RSUD R. Syamsudin SH (Bunut) atau RSUD Sekarwangi. Jarak tempuh yang jauh kerap menjadi kendala fatal dalam penanganan medis.

Menanggapi gelombang protes tersebut, Camat Sukalarang, Ratu Badrijawati, memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) memang telah berdiri di lokasi yang dipermasalahkan.

Namun, Ratu menegaskan bahwa kewenangan terkait penetapan tata ruang dan realisasi RPJMD berada di tangan Pemerintah Kabupaten, bukan di tingkat kecamatan.

“Iya betul, lokasi tanah tersebut sudah dibangun gerai KDMP. Mengenai masuknya rencana RSUD dalam RPJMD, itu ranah Pemerintah Daerah dan Bupati yang menentukan. Posisi kami di kecamatan hanya memfasilitasi aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada Pak Bupati,” jelas Ratu.

Ia pun menutup keterangannya dengan harapan agar solusi terbaik dapat segera ditemukan. “Semoga aspirasi ini terealisasi pada waktunya, mohon doanya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas terkait di tingkat Kabupaten mengenai nasib kelanjutan proyek RSUD Sukalarang tersebut.(*)

Kor : Herman

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi