Menu

Mode Gelap

News · 16 Des 2024 17:13 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Aktivitas Tambang Jadi Biang Kerok Bencana di Geopark Ciletuh


					Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau lokasi pengungsian korban bencana di Lembursawah, Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/12/2024). Perbesar

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau lokasi pengungsian korban bencana di Lembursawah, Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/12/2024).

JENTERANEWS.com Dugaan kuat aktivitas pertambangan menjadi penyebab utama bencana alam yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, khususnya di kawasan Geopark Ciletuh, terus menguat. Menyikapi hal ini, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan tersebut.

Video viral yang memperlihatkan kondisi hutan gundul di kawasan Simpenan-Ciemas semakin menguatkan dugaan keterlibatan aktivitas pertambangan dalam bencana banjir dan longsor yang terjadi. Menanggapi hal ini, pihak kepolisian telah menerima sejumlah laporan dan aduan dari masyarakat serta lembaga terkait.

“Kami akan menjadikan informasi-informasi tersebut sebagai dasar untuk melakukan penyelidikan di lapangan,” ujar Samian saat ditemui di Mapolres Sukabumi, Senin (16/12/2024).

Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya akan memanggil tiga perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar lokasi bencana untuk dimintai klarifikasi. “Kami akan mengundang mereka untuk menjelaskan terkait legalitas izin operasi, serta langkah-langkah yang telah mereka lakukan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tegas Samian.

Pihak kepolisian akan menyelidiki apakah aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh ketiga perusahaan tersebut telah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan memiliki izin yang lengkap. Selain itu, polisi juga akan mengevaluasi sejauh mana perusahaan-perusahaan tersebut telah menjalankan tanggung jawab sosialnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Dalam waktu dekat, kami akan memanggil ketiga perusahaan tersebut untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan mereka dalam bencana alam yang terjadi,” tambah Samian.

Penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian diharapkan dapat mengungkap secara jelas apakah aktivitas pertambangan memang menjadi penyebab utama bencana alam di Geopark Ciletuh. Hasil dari penyelidikan ini akan menjadi dasar bagi penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti bersalah.

Masyarakat berharap agar pihak kepolisian dapat bekerja secara profesional dan transparan dalam mengungkap kasus ini. Mereka juga berharap agar pelaku pelanggaran hukum dapat dihukum seberat-beratnya agar menjadi efek jera dan mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.(*)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).

Ngeri! Bawa Panah hingga Air Keras, Rencana Aksi Tawuran Pemuda di Jaktim Digagalkan Polisi

17 Januari 2026 - 17:37 WIB

Personel gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur mengawasi sejumlah pemuda yang berhasil diamankan dalam operasi cipta kondisi, Sabtu (17/1/2026) dini hari. Kelompok ini diduga hendak melakukan aksi tawuran dan balap liar. Tampak di sisi kiri, deretan sepeda motor turut disita petugas sebagai barang bukti.

Penghormatan Terakhir Bhayangkara: Kapolda Jatim Pimpin Pelepasan Jenazah Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan

17 Januari 2026 - 17:29 WIB

Prosesi upacara pelepasan jenazah Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan, S.I.K., M.H., di rumah duka kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jumat (16/01/2026). Upacara kedinasan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. sebagai bentuk penghormatan terakhir institusi Polri.
Trending di News