Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 5 Jul 2022 17:11 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Asal-asalan Dibongkar Pengawas Pertanian di Curugkembar


					Proyek jaringan irigasi dibongkar Pengawas Pertanian (Foto: tangkapan layar video viral) Perbesar

Proyek jaringan irigasi dibongkar Pengawas Pertanian (Foto: tangkapan layar video viral)

JENTERANEWS.com – Pengawas dinas pertanian Kabupaten Sukabumi, Ena Supriatna, geram dengan pengusaha yang mengerjakan proyek asal-asalan. Ena,  melakukan pengawasan dan memonitor langsung proyek pekerjaan oleh pihak ketiga tersebut.

Ena  menemukan pekerjaan yang menurutnya asal-asalan di wilayah Kecamatan Curugkembar. Berdasarkan uji kelayakan spek ternyata proyek jaringan irigasi tersebut dibangun asal-asalan salah satunya menggunakan bahan material pasir cadas. Hal itu pun memantik kegeraman pengawas pertanian.

Video pembongkaran itu viral di media sosial. Terlihat seorang petugas dari dinas pertanian menghancurkan tembok irigasi menggunakan palu besar.

Sebelumnya sudah di wanti-wanti harus ada pemberitahuan ketika akan memulai pekerjaan, walaupun tidak ada pemberitahuan tetap kita memonitor ke wilayah Curugkembar ternyata ada bangunan yang tidak sesuai spek. Akhirnya kita lakukan tindakan tegas dengan membongkar bangunan yang dibangun asal-asalan itu,” kata Ena, Selasa, (5/7/2022)

Menurut Ena, tindakan itu sengaja dilakukan sebagai peringatan kepada pengusaha yang memperoleh tender, namun tidak memanfaatkan pekerjaan yang didapatkannya itu dengan baik. Ena berharap seluruh pengusaha mengikuti aturan main karena uang yang digunakan merupakan uang negara.

“Sengaja melakukan itu supaya yang lain lebih hati-hati memanfaatkan anggaran. Kita beritahu dulu soal kondisi pekerjaan mereka ke pengusahanya, kemudian kami bongkar sebagian yang kedapatan menggunakan pasir cadas. Supaya ada efek jera dan tidak menjadi kebiasaan, ujar Ena

Dia mengatakan kepada pihak pengusaha untuk memperbaiki kesalahannya, dan kembali membangun lanjutan proyek tersebut.

“Secara estetika proyek tersebut terlihat rapi, namun bahan yang mereka gunakan memakai pasir cadas yang tidak akan tahan lama daya rekat semennya, saya sengaja bongkar supaya yang lain taat aturan,” katanya

Sementara pelaksana lapangan, Herlan mengatakan, dirinya hanya pegawai, teknis pengerjaan ataupun bahan yang digunakan itu semua atas saran dari bosnya

“Saya hanya pekerja dari mulai bahan semuanya itu petunjuk dari bos saya,” kata Herlan, saat dihubungi via telepon.

Herlan, mengaku dirinya juga jarang ke lokasi mengingat  ada kesibukan lain.

“Proyek tersebut sempat terhenti selama seminggu karena bos kami telat untuk membelikan bahan material, “ungkapnya.

Pembangunan Jaringan Irigasi tersebut berlokasi di Kampung Bojongsawah Desa Nagrakjaya kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi dilaksanakan oleh CV. TERANG MEGAH, dengan nilai anggaran Rp 184.669.000,00 dari Dinas Pertanian..(*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana