JENTERANEWS.com – Nasib malang menimpa Uju (65), seorang perempuan lanjut usia (lansia) di Kabupaten Sukabumi. Rumah panggung yang menjadi tempat bernaungnya ludes dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah pada Selasa (6/1/2026) dini hari.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Kampung Ciomas RT 017/004, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 02.30 WIB. Kebakaran terjadi tepat saat suasana kampung mulai sepi usai warga membubarkan diri dari kegiatan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api pertama kali disadari oleh sejumlah warga yang melintas sepulang dari acara keagamaan tersebut. Material rumah yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan meluluhlantakkan bangunan yang dihuni oleh dua jiwa tersebut.
Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Jampang Tengah, Iman Sulaeman, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa rumah tersebut dihuni oleh Uju bersama putrinya, Rinawati (45), yang diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini, meskipun api berkobar sangat besar,” ujar Iman dalam keterangan tertulisnya, Selasa pagi.
Warga setempat bersama petugas bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Si jago merah baru berhasil dijinakkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB. Meski nyawa selamat, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat kondisi rumah yang hangus tak bersisa.
Saat ini, kedua korban yang terdiri dari dua Kepala Keluarga (KK) tersebut terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena tempat tinggal mereka tidak lagi layak huni. Iman menyoroti kondisi korban yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
“Dampak kerusakan sangat parah, rumah habis terbakar hingga rata dengan tanah. Kebutuhan mendesak saat ini adalah bantuan pembangunan kembali rumah (Rutilahu) serta kebutuhan pokok sehari-hari (sembako) pasca bencana bagi para korban,” tambah Iman.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Namun, dugaan sementara dan kerugian total masih diinventarisir oleh pemerintah desa setempat.(*)
Laporan: Awang
Editor: Hamjah















