Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 21 Mei 2025 15:52 WIB

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65 Meriah, Bupati: Lestarikan Budaya Warisan Leluhur!


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), menyampaikan pentingnya melestarikan budaya warisan leluhur dalam puncak Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65 yang turut menggerakkan perekonomian lokal hingga Rp2,2 miliar. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), menyampaikan pentingnya melestarikan budaya warisan leluhur dalam puncak Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65 yang turut menggerakkan perekonomian lokal hingga Rp2,2 miliar.

JENTERANEWS.com Ribuan masyarakat Sukabumi bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi merayakan puncak Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65 dengan penuh kemeriahan di Alun-alun Gadobangkong pada Rabu (21/5/2025). Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga menjelma menjadi atraksi budaya berskala nasional.

Perayaan diawali dengan arak-arakan budaya yang megah, bergerak dari Pendopo Palabuhanratu menuju Alun-alun Gadobangkong. Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memimpin langsung arak-arakan ini, didampingi Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah, dan jajaran Forkopimda. Berbagai pertunjukan seni tradisional dan kegiatan kemasyarakatan lainnya turut memeriahkan rangkaian acara.

Pertunjukan seni tradisional memukau penonton dalam rangkaian Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65, menegaskan identitas budaya pesisir yang terus dilestarikan.

Pertunjukan seni tradisional memukau penonton dalam rangkaian Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65, menegaskan identitas budaya pesisir yang terus dilestarikan.

Bupati H. Asep Japar dalam sambutannya menekankan pentingnya melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya sebagai identitas daerah. “Ini adalah warisan budaya yang telah turun-temurun sejak ratusan tahun lalu. Festival dan gelar budaya ini memiliki nilai yang tak ternilai,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Hari Nelayan Palabuhanratu sarat akan nilai historis dan budaya, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

H. Asep Japar optimis bahwa festival dan gelar budaya, termasuk produk ekonomi kreatif dan berbagai atraksi yang disajikan, dapat memberikan kesan mendalam dan pengalaman berharga bagi para wisatawan. “Semoga pagelaran ini mampu memberikan rasa percaya dan nyaman bagi para pengunjung, serta berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” harapnya.

Festival Hari Nelayan sendiri telah menjadi etalase kekayaan alam dan budaya yang kini terus dipromosikan sebagai bagian dari pariwisata berkelanjutan di kawasan Geopark Ciletuh.

Nandang, Ketua Panitia Hari Nelayan 2025, mengungkapkan bahwa perayaan tahun ini berlangsung sejak 20 April hingga 31 Mei. Meskipun tanpa dukungan sponsor seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan ini berhasil menggerakkan perekonomian lokal hingga Rp2,2 miliar. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama luar biasa dari masyarakat nelayan. Meski tanpa dukungan sponsor seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini tetap berlangsung meriah,” ucap Nandang.

Ia juga menyampaikan kabar gembira bahwa Festival Hari Nelayan Palabuhanratu kembali masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata untuk ketiga kalinya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sukabumi menyerahkan santunan kepada sejumlah penerima dan menerima piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata sebagai salah satu dari 110 event terbaik dalam Kharisma Event Nusantara 2025.

Perayaan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65 ini membuktikan bahwa tradisi dan budaya lokal memiliki potensi besar untuk tidak hanya melestarikan warisan leluhur tetapi juga mendorong roda perekonomian dan pariwisata daerah.(*)

[Laporan: Ridwan | Editor: Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Pemkab Sukabumi Bidik Peringkat Satu dalam Penilaian Program P2WKSS Jawa Barat

3 Desember 2025 - 11:40 WIB

Optimalkan Layanan Publik, Diskominfo Sukabumi Inisiasi Penyusunan Arsitektur Pemerintah Digital

3 Desember 2025 - 11:19 WIB

Brimob Polda Jabar Cek Jembatan Putus Penghubung Desa Cidadap–Loji di Sukabumi

2 Desember 2025 - 13:58 WIB

Star Energy Geothermal Salurkan Beasiswa Rp190 Juta untuk 19 Mahasiswa IPB

2 Desember 2025 - 13:16 WIB

Terungkap! Mayat Pria Diduga ODGJ di Palabuhanratu Ternyata Warga Cianjur

2 Desember 2025 - 12:52 WIB

Musrenbang Kelurahan Cikundul, Pemkot Sukabumi Tegaskan Perencanaan Inklusif Menuju Target Pembangunan 2027

1 Desember 2025 - 14:20 WIB

Trending di Ekonomi