Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 4 Agu 2025 10:33 WIB

Puskesmas Sagaranten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMAN 1, Sasar Ratusan Siswa


					Suasana pembukaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di halaman SMAN 1 Sagaranten, Senin (4/8/2025). Ratusan siswa bersama jajaran pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan berkumpul untuk menyukseskan program peningkatan kesehatan pelajar. Perbesar

Suasana pembukaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di halaman SMAN 1 Sagaranten, Senin (4/8/2025). Ratusan siswa bersama jajaran pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan berkumpul untuk menyukseskan program peningkatan kesehatan pelajar.

JENTERANEWS.com – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah, Puskesmas Sagaranten menggebrak dengan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang menyasar siswa-siswi di wilayah Kecamatan Sagaranten. Mengawali rangkaian program di bulan Agustus ini, SMAN 1 Sagaranten menjadi lokasi pertama pelaksanaan kegiatan yang disambut antusias oleh seluruh elemen masyarakat, Senin (4/8/2025).

Program ini merupakan wujud sinergi lintas sektoral antara Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Puskesmas Sagaranten, pihak sekolah, dan partisipasi aktif masyarakat. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan dan surat edaran Gubernur Jawa Barat mengenai optimalisasi pemeriksaan kesehatan bagi anak sekolah, remaja, dan komunitas di Jawa Barat.

Camat Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan, S.Ip., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap program PKG ini. “Kami menyambut baik program pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak usia sekolah ini. Ini adalah bukti nyata kerja sama yang solid antar berbagai pihak untuk memastikan generasi penerus kita sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Kepala UPTD Puskesmas Sagaranten, Sudarna Sukmana, S.Km., menjelaskan bahwa pemeriksaan tahun ini lebih komprehensif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Jika sebelumnya kami fokus pada pengecekan dasar seperti berat badan dan penglihatan, tahun ini kami melengkapinya dengan pemeriksaan pendengaran, kadar gula darah, hemoglobin, hingga kebugaran jasmani,” ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Sebanyak 13 tenaga kesehatan diturunkan langsung untuk memberikan pelayanan terbaik. Para siswa antre dengan tertib untuk mengikuti serangkaian pemeriksaan yang meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, pengukuran tinggi dan berat badan, serta skrining kesehatan mata, telinga, dan gigi.

“Tujuannya adalah untuk deteksi dini berbagai potensi masalah kesehatan pada anak-anak usia 7 hingga 17 tahun. Dengan deteksi dini, kita bisa melakukan intervensi lebih awal sehingga tidak mengganggu proses belajar dan tumbuh kembang mereka,” tambah Sudarna.

Pelaksanaan PKG di SMAN 1 Sagaranten ini menjadi penanda dimulainya serangkaian kegiatan serupa yang akan terus bergulir di sekolah-sekolah lain di seluruh Kecamatan Sagaranten sepanjang bulan Agustus 2025. Pemerintah dan tenaga kesehatan berharap program ini dapat menjangkau seluruh anak usia sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung lahirnya generasi emas di masa depan.(*)


Reporter : Aris Jampang

Redaktur : Hamjah


 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 107 kali

Baca Lainnya

164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Berpacu Validasi Data Jelang Tenggat Akhir April

16 April 2026 - 10:30 WIB

BPJS Kesehatan Resmi Luncurkan 8 Program “Quick Wins

15 April 2026 - 19:39 WIB

KICK OFF QUICK WINS BPJS KESEHATAN - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, saat memberikan sambutan pada acara Peluncuran PANDAWA 24 Jam dan Kick Off Quick Wins Direksi periode 2026–2031 di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu.

Kemenkes Klarifikasi Surat Peralihan Status Non-ASN: Murni Pendataan, Bukan Pengangkatan CPNS Otomatis

10 April 2026 - 08:56 WIB

dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI. Dalam penjelasan resminya melalui video, dr. Azhar memberikan klarifikasi tegas mengenai surat yang beredar terkait peralihan status pegawai Non-ASN menjadi CPNS. Beliau menekankan bahwa langkah tersebut murni merupakan pendataan dan inventarisasi internal untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga kesehatan di RS Vertikal Kemenkes, bukan pengangkatan otomatis menjadi CPNS. Seluruh proses pengadaan CPNS akan tetap mengikuti aturan resmi nasional melalui KemenPANRB dan BKN. (Foto: Dok. Kemenkes)

RSUD R. Syamsudin, S.H. Resmi Buka Layanan Kemoterapi Per Januari 2026

19 Desember 2025 - 19:06 WIB

Groundbreaking Gedung Karlinah RS DKH: Wakil Bupati Sukabumi Tegaskan RS DKH Mitra Strategis Perkuat Layanan Kesehatan

10 November 2025 - 21:26 WIB

Groundbreaking Gedung Karlinah RS DKH: Wakil Bupati Sukabumi Tegaskan RS DKH Mitra Strategis Perkuat Layanan Kesehatan

Dokkes Polres Sukabumi Buka Layanan Kesehatan Darurat untuk Korban Banjir Cisolok

29 Oktober 2025 - 14:28 WIB

Dokkes Polres Sukabumi Buka Layanan Kesehatan Darurat untuk Korban Banjir Cisolok
Trending di Bencana
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca