Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Jul 2025 21:29 WIB

Respons Cepat di Simpenan: Kisah Ibu Rukanah, Keluhan yang Berbuah Bantuan Dua Karung Beras


					Petugas TKSK Simpenan, Mustofa Kamaludin (kiri), bersama perwakilan IPSM, Indra Lesmana (kanan), secara simbolis menyerahkan bantuan dua karung beras kepada perwakilan keluarga Ibu Rukanah di kediamannya. Bantuan ini merupakan respons cepat atas keluhan warga yang membutuhkan. Perbesar

Petugas TKSK Simpenan, Mustofa Kamaludin (kiri), bersama perwakilan IPSM, Indra Lesmana (kanan), secara simbolis menyerahkan bantuan dua karung beras kepada perwakilan keluarga Ibu Rukanah di kediamannya. Bantuan ini merupakan respons cepat atas keluhan warga yang membutuhkan.

JENTERANEWS.com – Sebuah keluhan yang disuarakan melalui warga dan media di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, berbuah respons kilat dari para petugas sosial. Keluarga Ibu Rukanah, yang sebelumnya menyuarakan kesulitannya, kini bisa sedikit bernapas lega setelah Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) setempat bergerak cepat mengantarkan bantuan langsung ke depan pintu rumahnya.

Tak butuh waktu lama sejak informasi mengenai kondisi Ibu Rukanah tersebar. Mustofa Kamaludin, TKSK Simpenan, bersama Indra Lesmana dari IPSM, langsung menyambangi kediaman Ibu Rukanah. Di sana, mereka tidak hanya datang dengan tangan hampa, melainkan membawa bantuan konkret berupa dua karung beras.

“Kami bergerak setelah mendapat informasi dari warga dan media. Alhamdulillah, hari ini kami langsung serahkan dua karung beras ke Ibu Rukanah. Ini sebagai bentuk kepedulian dan penanganan cepat terhadap warga yang membutuhkan,” ujar Mustofa Kamaludin kepada wartawan di lokasi.

Lebih dari sekadar bantuan darurat, Mustofa menegaskan bahwa insiden ini menjadi momentum untuk perbaikan. Pihaknya berjanji akan segera melakukan pendataan ulang, khususnya bagi populasi lansia, untuk memastikan bahwa bantuan sosial di masa depan dapat tersalurkan secara lebih akurat dan tepat sasaran.

“Kami akan pastikan data diperbaiki, agar bantuan ke depan lebih tepat sasaran,” tambahnya dengan tegas.

Apresiasi atas sinergi positif ini juga datang dari Indra Lesmana, perwakilan IPSM Simpenan. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dalam mengawasi dan melaporkan kondisi warga yang membutuhkan.

“Ini bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, media, dan petugas sosial bisa menghasilkan solusi cepat. Kami terbuka terhadap aduan serupa dan akan terus turun ke lapangan,” jelas Indra.

Rasa syukur dan terima kasih mendalam diungkapkan oleh Nanan, anak ketiga Ibu Rukanah, yang sebelumnya menjadi garda terdepan dalam menyuarakan keluhan keluarganya. Baginya, kecepatan respons yang ditunjukkan merupakan bukti nyata kepedulian.

“Saya sangat mengapresiasi TKSK dan IPSM Simpenan. Ini baru yang namanya sigap dan peduli. Semoga ini jadi awal perbaikan distribusi bantuan ke depan,” ujarnya penuh harap.

Meski bantuan beras telah meringankan beban sementara, keluarga Ibu Rukanah tetap menaruh harapan besar pada keberlanjutan perhatian dan perbaikan sistem penyaluran bantuan. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa di balik data dan prosedur, ada warga yang menanti uluran tangan, dan respons cepat adalah kunci dari pelayanan sosial yang sesungguhnya.(*)


Reporter: Mardi

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.

Siasat Keji Delon Kelabui Publik: Bunuh Eka Yani, Curi Hartanya, Lalu Viralkan Video Penemuan Kerangka Korban di Sukabumi

16 Juli 2026 - 12:22 WIB

profil Facebook 'Delon Jampank' milik tersangka H alias Delon (atas), dan cuplikan video penemuan kerangka Eka Yani (33) yang sengaja diunggah ulang ke akun tersebut demi mengelabui publik di Sagaranten, Sukabumi.

Terjerat Sindikat Judi Online, 30 ASN UPTD Sukabumi Terancam Sanksi Tegas di Tengah Sorotan Publik

16 Juli 2026 - 11:21 WIB

Akhir Pelarian Delon: Pembunuh Sadis yang Lucuti Harta dan Buang Korbannya Begitu Saja di Kebun Jati Sagaranten

16 Juli 2026 - 00:03 WIB

TERTANGKAP: Pria berinisial H alias Delon (42), yang diduga kuat sebagai eksekutor utama di balik pembunuhan berencana terhadap E M (33) di Sagaranten, Sukabumi, terlihat diamankan di kantor polisi. Tangannya terikat dengan borgol plastik kuning dalam foto yang dirilis segera setelah penangkapannya pada Rabu (15/7/2026). Wajah tersangka disensor untuk kepentingan penyidikan.

Misteri Kerangka Manusia di Sagaranten Terungkap: Korban Teridentifikasi, Terduga Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

15 Juli 2026 - 23:48 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Kerangka 'Mr. X' di Sukabumi, Terduga Pelaku Langsung Diringkus
Trending di Sukabumi