JENTERANEWS.com – Sebuah keluhan yang disuarakan melalui warga dan media di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, berbuah respons kilat dari para petugas sosial. Keluarga Ibu Rukanah, yang sebelumnya menyuarakan kesulitannya, kini bisa sedikit bernapas lega setelah Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) setempat bergerak cepat mengantarkan bantuan langsung ke depan pintu rumahnya.
Tak butuh waktu lama sejak informasi mengenai kondisi Ibu Rukanah tersebar. Mustofa Kamaludin, TKSK Simpenan, bersama Indra Lesmana dari IPSM, langsung menyambangi kediaman Ibu Rukanah. Di sana, mereka tidak hanya datang dengan tangan hampa, melainkan membawa bantuan konkret berupa dua karung beras.
“Kami bergerak setelah mendapat informasi dari warga dan media. Alhamdulillah, hari ini kami langsung serahkan dua karung beras ke Ibu Rukanah. Ini sebagai bentuk kepedulian dan penanganan cepat terhadap warga yang membutuhkan,” ujar Mustofa Kamaludin kepada wartawan di lokasi.
Lebih dari sekadar bantuan darurat, Mustofa menegaskan bahwa insiden ini menjadi momentum untuk perbaikan. Pihaknya berjanji akan segera melakukan pendataan ulang, khususnya bagi populasi lansia, untuk memastikan bahwa bantuan sosial di masa depan dapat tersalurkan secara lebih akurat dan tepat sasaran.
“Kami akan pastikan data diperbaiki, agar bantuan ke depan lebih tepat sasaran,” tambahnya dengan tegas.
Apresiasi atas sinergi positif ini juga datang dari Indra Lesmana, perwakilan IPSM Simpenan. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dalam mengawasi dan melaporkan kondisi warga yang membutuhkan.
“Ini bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, media, dan petugas sosial bisa menghasilkan solusi cepat. Kami terbuka terhadap aduan serupa dan akan terus turun ke lapangan,” jelas Indra.
Rasa syukur dan terima kasih mendalam diungkapkan oleh Nanan, anak ketiga Ibu Rukanah, yang sebelumnya menjadi garda terdepan dalam menyuarakan keluhan keluarganya. Baginya, kecepatan respons yang ditunjukkan merupakan bukti nyata kepedulian.
“Saya sangat mengapresiasi TKSK dan IPSM Simpenan. Ini baru yang namanya sigap dan peduli. Semoga ini jadi awal perbaikan distribusi bantuan ke depan,” ujarnya penuh harap.
Meski bantuan beras telah meringankan beban sementara, keluarga Ibu Rukanah tetap menaruh harapan besar pada keberlanjutan perhatian dan perbaikan sistem penyaluran bantuan. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa di balik data dan prosedur, ada warga yang menanti uluran tangan, dan respons cepat adalah kunci dari pelayanan sosial yang sesungguhnya.(*)
Reporter: Mardi
Redaktur: Hamjah















