JENTERANEWS.com – Satu unit rumah milik warga di kampung Cipetir Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar. Rumah semi permanen itu hangus sekejap dilahap api akibat korsleting listrik. Selasa (7/11/2023).
“Rumah milik Ibu Sari, dengan tembok setengah badan dan berdinding papan hangus terbakar akibat korsleting listrik,” kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, Husni Mubarok.
Kebakaran ini terjadi sekira Pukul 16.30 sore. Api yang cepat meludeskan bangunan membuat warga kesulitan melakukan pemadaman.
“Warga sekitar berupaya memadamkan api, dan mengahalau api agar tidak merembet ke bangunan lainnya,” ujarnya.
Beruntung tak memakan korban jiwa dalam kejadian kebakaran itu, namun, pemilik rumah mengalami kerugian yang sangat besar.
“Kalau untuk korban jiwa itu nihil tetapi kalau untuk kerugian harta, itu kurang lebih senilai 50 jutaan,” tutup Husni.(*)
Satu unit rumah milik warga di kampung Cipetir Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar. Rumah semi permanen itu hangus sekejap dilahap api akibat korsleting listrik. Selasa (7/11/2023)
“Rumah milik Ibu Sari, dengan tembok setengah badan dan berdinding papan hangus terbakar akibat korsleting listrik,” kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, Husni Mubarok.
Kebakaran ini terjadi sekira Pukul 16.30 sore. Api yang cepat meludeskan bangunan membuat warga kesulitan melakukan pemadaman.
“Terlebih di tempat tersebut sulit untuk mendapatkan air untuk menyiram/memadamkan api,” pungkasnya.
Ditambahkan oleh Tagana Kecamatan Cidadap Cepi Iskandar, Api sempat menyambar kerumah yang di sebelahnya. Rumah yang berdekatan yaitu rumah milik Rudi, sempat tersambar api di bagian atap dan kusennya.
“Warga sekitar berupaya memadamkan api, dan mengahalau api agar tidak merembet ke bangunan lainnya,” ujarnya.
Beruntung tak memakan korban jiwa dalam kejadian kebakaran itu, namun, pemilik rumah mengalami kerugian yang sangat besar.
“Kalau untuk korban jiwa itu nihil tetapi kalau untuk kerugian harta, itu kurang lebih senilai 50 jutaan,” tutup Cepi. (*)















