Menu

Mode Gelap

Laporan: Suryana · 20 Feb 2026 11:34 WIB

Saat Jam Tangan Jadi Petaka: Kisah Remaja Sukabumi Diselamatkan Pasukan Damkar


					Petugas pemadam kebakaran dari Posko VI Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, tengah melakukan tindakan human rescue untuk melepaskan jam tangan logam yang menjepit pergelangan tangan Siti Alma Shabika (19). Petugas tampak sangat berhati-hati menggunakan alat pemotong khusus dan tang agar tidak melukai kulit korban. Perbesar

Petugas pemadam kebakaran dari Posko VI Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, tengah melakukan tindakan human rescue untuk melepaskan jam tangan logam yang menjepit pergelangan tangan Siti Alma Shabika (19). Petugas tampak sangat berhati-hati menggunakan alat pemotong khusus dan tang agar tidak melukai kulit korban.

JENTERANEWS.com— Nasib nahas dialami Siti Alma Shabika (19), seorang remaja perempuan asal Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Niat hati ingin melepas jam tangan sebelum beristirahat, aksesori tersebut justru mengencang bak ‘mencekik’ pergelangan tangannya hingga menimbulkan rasa nyeri. Kejadian ini akhirnya berujung pada operasi penyelamatan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.

Insiden menegangkan ini bermula ketika Siti mencoba melepas jam tangannya pada malam hari, sebuah rutinitas biasa sebelum tidur. Namun, petaka kecil terjadi. Diduga, mekanisme pengunci pada bagian jarum pengait mengalami disfungsi. Alih-alih melonggar, pengait tersebut justru semakin mengerat dan menekan kulitnya.

Komandan Regu Posko VI Sukaraja, Dinas Damkar Kabupaten Sukabumi, Ade Feri, menuturkan kronologi kejadian berdasarkan laporan korban. Menurutnya, kepanikan membuat korban mencoba membuka jam secara paksa, yang ironisnya justru memperparah keadaan.

“Nampaknya sejak semalam, waktu jam tangannya mau dibuka sebelum tidur, kemungkinan karena kurang pas posisinya, pengunci jarum tengahnya malah mengunci keras. Ditambah lagi jadi lebih erat, lebih mencekik,” jelas Ade Feri, Kamis (19/9).

Lebih lanjut, Ade menjelaskan bahwa paksaan fisik pada material jam membuat mekanismenya rusak. “Kemungkinan karena dibuka paksa, jarum tadi bengkok dan semakin mengunci, bukannya terbuka. Akhirnya, pada pagi harinya mereka menghubungi Damkar Sukaraja,” tambahnya.

Menerima laporan yang dikategorikan sebagai human rescue atau operasi penyelamatan non-kebakaran, Posko VI Sukaraja segera merespons cepat. Dua personel terlatih, yakni Mulyadin dan Okke, diterjunkan langsung ke lokasi kejadian.

Berbekal peralatan khusus, proses pelepasan jam yang menjepit tangan Siti berlangsung dengan cepat, presisi, dan terkendali. Beruntung, evakuasi membuahkan hasil positif. Pergelangan tangan Siti berhasil diselamatkan tanpa adanya luka serius yang membahayakan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi momentum bagi pihak Damkar untuk mengedukasi masyarakat mengenai luasnya cakupan tugas pokok mereka. Ade Feri menegaskan bahwa dedikasi Damkar tidak sebatas pada pemadaman si jago merah, melainkan juga melayani berbagai kondisi darurat di tengah masyarakat.

“Bila masyarakat menemui kendala darurat, baik itu cincin yang tidak bisa dibuka hingga menyebabkan pembengkakan pada jari, ataupun kasus jam tangan seperti tadi, jangan segan-segan meminta bantuan kami di Posko Damkar Sukaraja,” tegas Ade.

Sebagai pelayan publik, Ade juga memastikan bahwa seluruh prosedur penyelamatan tersebut merupakan hak masyarakat dan tidak membebani korban secara finansial.

“Kami siap melayani bantuan apa pun selama kami mampu, kapan pun dan di mana pun. Perlu dicatat, pelayanan kami ini gratis, tidak dipungut biaya sepeser pun,” pungkasnya.(*)


Editor : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Pergerakan Tanah di Balekambang, Kalibunder: Wabup Sukabumi Salurkan Bantuan 5 Ton Beras dan Imbau Waspada

14 Desember 2024 - 07:53 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, bersama jajaran Forkopimcam Kalibunder, meninjau langsung lokasi terdampak pergerakan tanah di Desa Balekambang, Kecamatan Kalibunder, pada hari Jumat (13/12/2024).

Polres Sukabumi Kota Tangkap Dua Warga Lembursitu Pengedar Narkoba

22 April 2024 - 19:10 WIB

Polres Sukabumi Kota Tangkap Dua Warga Lembursitu Pengedar Narkoba

Hujan Angin di Kabandungan Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak

6 November 2023 - 07:27 WIB

Hujan Angin di Kabandungan Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak

Dua Pelaku Pencuri Domba Di Surade Diancam 7 Tahun Penjara

17 Oktober 2023 - 12:29 WIB

Dua Pelaku Pencuri Domba Di Surade Diancam 7 Tahun Penjara

Ekspresi Kegembiraan Pendukung Kades Terpilih Desa Sagaranten “Santi Sulastri”

1 Oktober 2023 - 14:00 WIB

Ekspresi Kegembiraan Pendukung Kades Terpilih Desa Sagaranten "Santi Sulastri"

Ratusan Calon Kades Ikuti Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2023

14 September 2023 - 18:05 WIB

Trending di Laporan: Suryana