Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 30 Mar 2025 22:27 WIB

Sagaranten Bergejolak dalam Euforia Takbir Keliling, Ribuan Warga Padati Jalanan Sambut Idulfitri


					Lautan manusia memadati jalanan Sagaranten dalam pawai takbir keliling menyambut Idulfitri 1446 H, Minggu (30/3/2025) malam. Gemuruh takbir dan gemerlap kembang api mewarnai langit malam, menciptakan suasana penuh suka cita. Perbesar

Lautan manusia memadati jalanan Sagaranten dalam pawai takbir keliling menyambut Idulfitri 1446 H, Minggu (30/3/2025) malam. Gemuruh takbir dan gemerlap kembang api mewarnai langit malam, menciptakan suasana penuh suka cita.

JENTERANEWS.com – Malam takbir Idulfitri 1446 Hijriah di Sagaranten, Sukabumi, berubah menjadi panggung euforia massal. Ribuan warga dari berbagai penjuru membanjiri jalanan, memusatkan diri di pertigaan depan Terminal Sagaranten, Minggu (30/3/2025) malam. Pawai takbir keliling ini bukan sekadar tradisi, melainkan manifestasi nyata dari semangat kebersamaan dan kegembiraan menyambut hari kemenangan.

Rombongan dari Cidadap, Curugkembar, Cidolog, Pabuaran, dan Purabaya, berbaur dengan warga lokal, menciptakan arus manusia yang tak terbendung. Suara takbir menggema, memecah keheningan malam, berpadu dengan gemerlap kembang api yang menghiasi langit. Kendaraan hias, dengan ornamen Islami dan lampu warna-warni, turut meramaikan suasana, menambah semarak perayaan.

Namun, di balik kemeriahan ini, ada kerja keras aparat keamanan. Petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, pemadam kebakaran, ormas, dan Pramuka, siaga mengawal jalannya acara. Mereka bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan keamanan dan ketertiban, mencegah potensi gangguan yang bisa mencoreng kesucian malam takbir.

Pawai ini bukan sekadar ritual tahunan. Ini adalah potret nyata dari kekuatan komunitas, di mana perbedaan latar belakang dan usia melebur dalam satu tujuan: merayakan Idulfitri dengan khidmat dan sukacita. Semangat persatuan ini, diharapkan, akan terus terjaga, menjadi modal sosial untuk membangun Sagaranten yang lebih baik.

“Malam ini, kita semua adalah saksi dari kekuatan kebersamaan,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat. “Semoga semangat ini terus menyala, tidak hanya di malam takbir, tetapi juga di hari-hari mendatang.”

Pawai takbir keliling di Sagaranten bukan sekadar hiburan. Ini adalah cerminan dari semangat kolektif, sebuah narasi tentang persatuan dan kebersamaan yang diukir di jalanan kota.(*)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gagal Menyalip di Tikungan Kiaradua, Seorang Mahasiswa Tewas Menabrak Pikap L300

11 Juli 2026 - 13:21 WIB

Suasana penanganan pascakecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Pal 3 - Kiaradua, tepatnya di perkebunan PT. Surangga, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2026).

Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

11 Juli 2026 - 11:02 WIB

Petugas polisi dibantu seorang warga melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jumat (10/7/2026), di mana seorang pengendara motor tewas usai menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir di bahu jalan.

Persiapkan Jambore Nasional, Wakil Bupati Sukabumi Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Ketangkasan Pramuka

11 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas memberikan arahan dan motivasi kepada puluhan anggota Pramuka Kwarcab Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Training Center II persiapan Jambore Nasional di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Jumat (10/7/2026).

Upayakan Pemulangan PMI Sakit di Arab Saudi, Disnaker Kota Sukabumi Telusuri Indikasi Keberangkatan Non-Prosedural

11 Juli 2026 - 09:42 WIB

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, saat memberikan keterangan usai menyambangi kediaman keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Evi Mentari di Sukabumi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data dan berkoordinasi terkait upaya pemulangan Evi yang kini tengah sakit dan menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Pilu Pekerja Migran Asal Sukabumi Koma di Arab Saudi, Suami Mohon Bantuan Pemerintah

11 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi, Evi Mentari (37), saat terbaring koma di salah satu rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi. Evi didiagnosis mengidap tumor otak dan kini pihak keluarga tengah mengupayakan proses pemulangannya ke Tanah Air. (Foto: Istimewa)

Imbas Kasus Hukum, Ratusan Eks Karyawan Tambang di Sukabumi Tuntut Gaji yang Belum Dibayar

11 Juli 2026 - 08:38 WIB

Trending di Sukabumi