Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Feb 2025 13:56 WIB

SPPG Sagaranten Sukses Distribusikan 1.256 Porsi Makanan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah


					Tim SPPG Sagaranten dan relawan Yayasan Relawan Ruang Peduli menyiapkan dan mendistribusikan 1.256 porsi makanan bergizi gratis kepada anak-anak sekolah. Perbesar

Tim SPPG Sagaranten dan relawan Yayasan Relawan Ruang Peduli menyiapkan dan mendistribusikan 1.256 porsi makanan bergizi gratis kepada anak-anak sekolah.

JENTERANEWS.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sagaranten, di bawah naungan Yayasan Relawan Ruang Peduli, berhasil mendistribusikan 1.256 porsi makanan bergizi gratis kepada anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi pada Senin, 17 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Unit Pelayanan Dapur Sehat yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Kepala SPPG Sagaranten, M Naufal Rizqi Erlangga, yang terjun langsung dalam kegiatan ini, memastikan bahwa makanan bergizi tersebut sampai kepada sasaran yang tepat. “Kami sangat senang dapat berkontribusi dalam meningkatkan gizi anak-anak di Sagaranten. Distribusi makanan ini dilakukan secara merata di tiga sekolah, yaitu SMPN 1 Sagaranten (740 porsi), SDN 2 Sagaranten (334 porsi), dan SDN Margaluyu (183 porsi),” ujar Naufal.

Menu makanan bergizi yang dibagikan terdiri dari nasi, ayam kecap, tahu goreng, buah jeruk, dan sayur. “Kami bekerja sama dengan ahli gizi kami, Putri Nurwanti, untuk memastikan bahwa menu makanan yang kami berikan memenuhi standar gizi yang dibutuhkan oleh anak-anak,” tambah Naufal.

Untuk mendukung kelancaran distribusi makanan, SPPG Sagaranten menggunakan dua unit kendaraan boks. “Kami berterima kasih atas dukungan dari semua pihak yang telah membantu kami dalam melaksanakan kegiatan ini,” kata Naufal.

Kegiatan distribusi makanan bergizi gratis ini berjalan tertib dan lancar berkat partisipasi aktif dari masyarakat dan pihak sekolah. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak di Sagaranten,” pungkas Naufal.(*)

Artikel ini telah dibaca 148 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gelombang PHK Kerek Klaim BPJS Ketenagakerjaan, OJK Minta Industri Asuransi Perketat Manajemen Risiko

16 Mei 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Sinergi MBG dan Koperasi Desa Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat

16 Mei 2026 - 20:31 WIB

Presiden Prabowo Subianto (tengah) secara simbolis menekan tombol peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membangkitkan ekonomi rakyat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi desa. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Presiden Prabowo Resmikan KDKMP Nasional; Jajaran Kodim 0622 Sukabumi Turut Hadir Virtual

16 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media di depan Koperasi Merah Putih Desa Cimanggu, Palabuhanratu, Sabtu (16/5/2026).

Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat, Bupati Sukabumi Resmikan Desa Wisata Tikukur di Sukajaya

16 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.

Diduga Alami Infeksi Bakteri Berat Usai Terjatuh ke Septic Tank, Warga Sukabumi Tutup Usia

16 Mei 2026 - 11:06 WIB

Ilustrasi

Tragedi Jembatan Gantung Cibodas: Infrastruktur Lapuk Kembali Makan Korban, Warga Tagih Janji Pemerintah

16 Mei 2026 - 10:03 WIB

Warga berupaya mengevakuasi korban di dasar Jembatan Gantung Cibodas pada malam hari (kiri). Inset menunjukkan kondisi jembatan yang bobrok dan lapuk.
Trending di Sukabumi