Menu

Mode Gelap

Bencana · 7 Mar 2025 16:49 WIB

Sukabumi Diterjang Bencana Dahsyat, Korban Jiwa dan Kerugian Material Terus Bertambah


					Warga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah mereka yang terendam banjir di Sukabumi. Bencana ini melanda 18 kecamatan. Perbesar

Warga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah mereka yang terendam banjir di Sukabumi. Bencana ini melanda 18 kecamatan.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi sejak Kamis (6/3/2025) telah memicu bencana alam dahsyat, berupa banjir dan longsor yang melanda 18 kecamatan. Bencana ini mengakibatkan korban jiwa, kerusakan parah pada infrastruktur, dan memaksa ratusan warga mengungsi.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, bencana ini berdampak pada 18 kecamatan, termasuk Kadudampit, Curugkembar, Simpenan, Palabuhanratu, dan Ciemas. Hingga Jumat (7/3/2025) pagi, tercatat 1 orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor, dan 7 orang lainnya masih hilang dalam pencarian.

“Kami masih terus melakukan pencarian korban yang hilang, dibantu oleh tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi.

Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan 116 kepala keluarga (KK) atau 204 jiwa terdampak, dengan 31 KK atau 159 jiwa terpaksa mengungsi. Kerugian material pun tidak kalah besar, dengan 120 unit rumah terdampak, 5 unit rumah rusak sedang, 5 unit rumah rusak berat, dan 12 unit fasilitas umum dan sosial (fasumsos) terdampak.

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama tim gabungan terus melakukan upaya penanganan darurat, termasuk evakuasi warga, pencarian korban hilang, dan pendataan dampak bencana. Satu titik pengungsian telah didirikan di BANK SUPRA Palabuhanratu untuk menampung para pengungsi.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan siap saji, air mineral, selimut, matras, dan alat kebersihan,” ungkap salah satu petugas BPBD di lokasi pengungsian.

Hingga Jumat (7/3/2025) pukul 07.30 WIB, pencarian korban hilang masih terus dilakukan. Pendataan dampak bencana juga masih berlangsung. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari petugas,” imbau Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi.(*)

Kontributor: Oto Iskandar 

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tinjau Pasar Cisaat Sukabumi, Perum BULOG Pastikan Stabilitas Harga Pangan Pasca-Iduladha

30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (mengenakan topi dan rompi) saat berdialog dengan pedagang dan mengecek langsung kualitas komoditas pangan di Pasar Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

Teror Babi Hutan di Cidolog: Saat Ambisi Ketahanan Pangan Lumat oleh Kerusakan Ekologis

30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim gabungan dari BPP Cidolog, Perbakin, dan perwakilan petani setempat menunjukkan kekompakan sebelum atau setelah penyisiran di medan terjal Cidolog, Sukabumi. Foto ini menangkap momen kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mendesak untuk menghentikan kerusakan masif lahan pertanian—terutama ladang jagung dan komoditas hortikultura—akibat invasi babi hutan yang dipicu alih fungsi lahan hutan di hulu.

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
Trending di Sukabumi