Menu

Mode Gelap

Bencana · 17 Mar 2025 12:23 WIB

Sukabumi Siaga Hadapi Lonjakan Wisatawan dan Ancaman Bencana Jelang Lebaran


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memimpin rapat dinas bulanan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (17/3), membahas kesiapan daerah menghadapi Lebaran 2025. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memimpin rapat dinas bulanan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (17/3), membahas kesiapan daerah menghadapi Lebaran 2025.

JENTERANEWS.com – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memimpin rapat dinas bulanan yang krusial di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (17/3). Rapat ini menjadi wadah untuk membahas kesiapan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penanganan bencana, lonjakan arus mudik dan wisatawan, hingga stabilitas ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Rapat yang dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Sukabumi ini diawali dengan penandatanganan kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terkait optimalisasi penggunaan produk dan layanan perbankan. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian, Bupati Sukabumi secara simbolis menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris dari dua pegawai pemerintah peserta aktif BPJS.

Dalam arahannya, Bupati Asep Japar memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atas kerja keras mereka dalam menangani berbagai bencana yang melanda wilayah Sukabumi. Namun, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi selama musim mudik dan libur Lebaran.

“Kita harus memastikan bahwa masyarakat merasa aman dan nyaman selama merayakan Idulfitri di Sukabumi,” tegasnya.

Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi sorotan terkait upaya mereka dalam mengurai kemacetan yang diprediksi akan meningkat tajam menjelang Hari Raya, terutama di kawasan wisata yang menjadi primadona masyarakat. Bupati meminta Dishub untuk berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Menjelang Lebaran, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian utama. Bupati. Ia memerintahkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar guna memastikan tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

“Minyak goreng menjadi perhatian kita bersama, terutama terkait potensi kecurangan takaran. Jika diperlukan, kita akan melibatkan pihak kepolisian untuk menindak tegas pelanggaran ini,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati juga menekankan pentingnya dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mendorong perangkat daerah untuk memprioritaskan pembelian produk lokal dan memfasilitasi pembukaan bazar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat.

Sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait penyesuaian anggaran, Bupati mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk melakukan efisiensi. Ia juga menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi potensi di berbagai sektor, termasuk pengembangan rumah sakit daerah.

“Saya minta instansi terkait untuk mengembangkan sumber pendapatan daerah serta mengevaluasi peran perusahaan daerah agar lebih berkontribusi terhadap kebutuhan sosial,” tandasnya.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menambahkan bahwa koordinasi dan kekompakan antar instansi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja dengan niat tulus demi kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita jaga kebersamaan dan koordinasi agar tugas berat bisa menjadi lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimis dapat melewati berbagai tantangan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca