Menu ✖

Mode Gelap

Kabar Daerah · 20 Mar 2025 12:02 WIB

Sukabumi Siaga: Operasi Ketupat Lodaya 2025 Dimulai, Bupati Pastikan Kelancaran Arus Mudik Idul Fitri


					Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menyampaikan arahan saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025, menekankan pentingnya kesiapan personel dan sarana prasarana dalam mendukung kelancaran arus mudik. Perbesar

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menyampaikan arahan saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025, menekankan pentingnya kesiapan personel dan sarana prasarana dalam mendukung kelancaran arus mudik.

JENTERANEWS.com – Suasana Alun-Alun Palabuhanratu pagi itu berbeda dari biasanya. Ratusan personel gabungan dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya tampak berbaris rapi dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025. Di tengah-tengah mereka, hadir Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, bersama jajaran Forkopimda, menandai dimulainya operasi pengamanan mudik Lebaran 1446 H di wilayah Sukabumi.

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, ini menjadi sinyal dimulainya kesiapan aparat dalam mengamankan arus mudik yang diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, sekitar 146,48 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik tahun ini, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28-30 Maret dan arus balik pada 5-7 April 2025.

“Kita harus memastikan bahwa setiap pemudik dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar,” tegas AKBP Samian saat membacakan amanat Kapolri.

Operasi Ketupat Lodaya 2025 akan berlangsung selama 16 hari, mulai dari 23 Maret hingga 8 April, dengan fokus pengamanan di delapan Polda prioritas dan 28 Polda lainnya. Sebanyak 164.298 personel gabungan akan disebar di 2.835 pos pengamanan di seluruh Indonesia, termasuk di titik-titik strategis di wilayah Sukabumi.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Polri akan menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, seperti sistem ganjil-genap, contra flow, dan one-way, yang akan dipantau secara real-time. Selain itu, kebijakan delaying system dan screening tiket di jalur penyeberangan juga akan diberlakukan untuk mengurangi potensi kemacetan di titik-titik krusial.

“Kami akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik. Kami juga akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar AKBP Samian.

Operasi Ketupat Lodaya 2025 tidak hanya fokus pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga pada stabilitas harga bahan pokok dan BBM. Polri akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami akan memastikan bahwa harga bahan pokok dan BBM tetap stabil selama periode Lebaran. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan yang dapat merugikan masyarakat,” tegas Bupati Asep Japar.

Pelayanan humanis juga menjadi prioritas dalam operasi ini. Berbagai inisiatif, seperti edukasi bagi pengemudi, pemeriksaan kesehatan bagi pemudik, dan peningkatan kesiapsiagaan di titik rawan kecelakaan, akan dilakukan untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat hotline 110 jika mengalami kendala selama perjalanan. Mari kita wujudkan mudik aman dan keluarga nyaman,” ajak Bupati Asep Japar.

Dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Nyaman,” Operasi Ketupat Lodaya 2025 diharapkan dapat memberikan pengalaman mudik yang berkesan bagi seluruh masyarakat Sukabumi dan Indonesia pada umumnya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Diduga Rem Blong di Turunan Cisarakan Sukabumi: Truk Box Tabrak Tebing, Dua Korban Luka-luka

26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Kondisi truk box bernomor polisi F 8303 NM tampak ringsek parah pada bagian depan setelah membanting setir dan menghantam tebing di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Insiden yang diduga dipicu rem blong ini menyebabkan kendaraan terguling dan sempat menutup total akses jalan.

Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polres Sukabumi Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026

26 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jajaran personel Polres Sukabumi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya Tahun 2026 di Lapangan Mako Polres Sukabumi, Senin (26/10/2026).

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca