Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 11 Feb 2024 06:08 WIB

Tarung Pelajar SMP di Gunungguruh Sukabumi Saling Bacok Hingga Tewas


					OLAH TKP : Polres Sukabumi Kota, saat olah TKP duel  ala gladiator yang menewaskan pelajar SMP, di Gunungguruh Sukabumi Perbesar

OLAH TKP : Polres Sukabumi Kota, saat olah TKP duel ala gladiator yang menewaskan pelajar SMP, di Gunungguruh Sukabumi

Laporan Deni Nurman

JENTERANEWS.com Pertarungan dua Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gunungguruh memakan korban. diketahui berinisial MRA (17) asal warga Kampung Cibencoy, RT (04/01), Desa Mangkalaya Kecamatan Gunungguruh itu, meninggal dunia setelah melakukan aksi duel ala gladiator dengan pelajar SMP di Kampung Lebak Muncang, RT (39/19), Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh pada Jumat (09/02) sekira pukul 17.30 WIB.

KBO Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, IPTU Agus Israwan kepada mengatakan, Kejadiannya bermula dari adanya kelompok dari salah satu sekolah SMP mengadakan janjian duel dengan salah satu sekolah SMP di Gunungguruh. Mereka telah melakukan atau janjian duel itu melalui Direct Message (DM) Instragram.

“Iya, mereka mengajak duel untuk dijadikan konten dan diviralkan di media sosial, akhirnya ditentukan lokasinya di daerah Kampung Lebak Muncang. Maka terjadilah duel satu lawan satu,” kata Agus Sabtu (10/02) malam.

Saat duel ala gladiator, sambung Agus, korban telah membawa senjata tajam jenis pisau dapur. Sementara, pelaku membawa clurit. Sewaktu terjadi duel, korban dikabarkan terkena sabetan senjata tajam pada bagian paha dan betis sebelah kiri.

“Pelaku sempat ditusuk pada bagian kepalanya oleh korban menggunakan pisau. Namun, tidak terluka. Karena, saat duel pelaku menggunakan helm,” timpalnya.

Korban dikabarkan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Betha Medika Cisaat. Karena, kehabisan darah akibat luka senjata tajam di bagian dagu sebelah kiri, luka sayat di bagian pangkal paha sebelah kiri, dan luka lecet di bagian ibu jari kaki sebelah kanan.

“Awalnya dibawa ke Rumah Sakit Betha Medika, tapi sudah meninggal dunia dalam perjalanan. Nah, akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin Kota Sukabumi (RSUD) R Syamsudin Kota Sukabumi, untuk dilakukan visum,” tukasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebelum melakukan duel ala gladiator, korban diketahui telah dijemput oleh tiga temannya dengan sepeda motor Yamaha Mio. Saat berangkat dari rumahnya, keluarga korban tidak mengetahui secara pasti bahwa korban ini hendak pergi kemana. Namun, sekira pukul 19.30 WIB mereka dikejutkan dengan informasi bahwa korban telah dikabarkan meninggal dunia.

“Korban ini, dulunya sekolah di salah satu SMP yang ada di wilayah Kecamatan Gunungguruh. Tapi, sekarang sudah pindah sekolahnya melalui Paket C. Iya, katanya karena keterbatasan ekonomi. Sementara, ibunya kerja sebagai buruh migran di Negara Malaysia,” tandasnya.

Ketika disinggung mengenai motif pelajar tersebut melakukan duel ala gladiator. Agus menjawab, bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara, motif mereka demi ketenaran kelompok sekolahnya. Terlebih, duel maut tersebut, telah sengaja mereka rekam untuk dijadikan konten di media sosial.

“Motifnya hanya nantang duel antar sekolah, ego mereka biasa nunjukin eksistensi dirinya, untuk memenangkan gengsi dan ketenaran nama kelompok sekolah mereka,” timpalnya.

“Jadi, mereka ingin eksis di medsos. Nah, waktu itu dari salah seorang dari meraka ada yang bagaian operator live streaming di akun Instragram. Ini nanti kita telusuri penyelidikannya. Langkah kepolisian mencari barang bukti, keterangan saksi-saksi dan secepat mungkin pelaku dapat ketangkap. Sementara ini, pelaku baru teridentifikasi 4 orang,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa