Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Des 2025 19:15 WIB

Tembus Medan Ekstrem dan Cuaca Tak Menentu, PLN ULP Cikembar ‘Panggul’ Tiang Listrik ke Bukit Nyalindung Demi Pulihkan Pasokan


					Puluhan petugas teknis PLN ULP Cikembar menarik tiang listrik seberat kurang lebih 300 Kg secara manual menggunakan tali tambang, menyusuri medan terjal di perbukitan Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Selasa (30/12/2025). Sulitnya akses kendaraan membuat petugas harus berjalan kaki sejauh 1,5 Km demi memulihkan pasokan listrik yang terputus akibat longsor. Perbesar

Puluhan petugas teknis PLN ULP Cikembar menarik tiang listrik seberat kurang lebih 300 Kg secara manual menggunakan tali tambang, menyusuri medan terjal di perbukitan Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Selasa (30/12/2025). Sulitnya akses kendaraan membuat petugas harus berjalan kaki sejauh 1,5 Km demi memulihkan pasokan listrik yang terputus akibat longsor.

JENTERANEWS.com – Bencana longsor yang melanda wilayah Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, berdampak signifikan pada fasilitas umum, termasuk jaringan kelistrikan. Insiden ini sempat menyebabkan pemadaman listrik di empat kecamatan, yakni Nyalindung, Purabaya, Sagaranten, dan Pabuaran.

Merespons kondisi darurat tersebut, Tim Teknik PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cikembar, UP3 Sukabumi, bergerak cepat melakukan pemulihan pada Selasa (30/12/2025). Proses perbaikan ini diwarnai aksi heroik para petugas yang harus menembus medan ekstrem demi menyalakan kembali listrik bagi warga.

Kerusakan utama teridentifikasi di area perbukitan dekat Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung. Longsoran tanah menyeret dua tiang listrik yang merupakan bagian dari jalur suplai utama, menyebabkan gangguan total pada distribusi energi ke wilayah selatan Sukabumi tersebut.

Salah satu personel PLN ULP Cikembar, Eka, mengonfirmasi situasi di lapangan. Ia menjelaskan bahwa perbaikan kali ini membutuhkan upaya ekstra karena lokasi titik gangguan yang sulit dijangkau kendaraan.

“Betul, tim kami tengah berjibaku melakukan perbaikan pascabencana di Kecamatan Nyalindung. Kerusakan jalur kali ini cukup berat karena berada di perbukitan, di mana dua tiang listrik terbawa material longsor,” ujar Eka saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Tantangan terbesar yang dihadapi petugas bukan hanya pada teknis penyambungan kabel, melainkan akses menuju lokasi. Titik kerusakan berjarak sekitar 1,5 kilometer dari akses jalan terdekat yang bisa dilalui kendaraan roda empat (mobil teknik).

Akibatnya, tim PLN harus memobilisasi peralatan secara manual. Dua batang tiang listrik pengganti, dengan estimasi berat total mencapai 300 kilogram, harus ditarik menggunakan tali tambang dan tenaga manusia menyusuri jalan setapak yang menanjak menuju atas bukit.

“Ini adalah jalur suplai utama. Kesulitannya, kami harus menempuh jarak 1,5 Km dengan berjalan kaki karena mobil tidak bisa masuk. Tiang harus ditarik manual sampai ke atas bukit. Ini cukup menguras tenaga,” tambah Eka.

Selain medan yang terjal, para petugas juga dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrem. Hujan dan angin kencang menjadi ancaman tersendiri saat bekerja di ketinggian dan area rawan longsor susulan. Namun, komitmen untuk segera memulihkan pasokan listrik bagi masyarakat menjadi motivasi utama tim di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, upaya keras PLN ULP Cikembar membuahkan hasil. Perbaikan konstruksi dan jaringan telah rampung dilaksanakan, dan aliran listrik ke wilayah Kecamatan Nyalindung, Purabaya, Sagaranten, serta Pabuaran dilaporkan telah menyala kembali dengan normal.

Gerak cepat dan dedikasi petugas PLN dalam menghadapi situasi tanggap darurat ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana.(*)

Laporan:Aris Jampang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi