JENTERANEWS.com – Bencana longsor yang melanda wilayah Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, berdampak signifikan pada fasilitas umum, termasuk jaringan kelistrikan. Insiden ini sempat menyebabkan pemadaman listrik di empat kecamatan, yakni Nyalindung, Purabaya, Sagaranten, dan Pabuaran.
Merespons kondisi darurat tersebut, Tim Teknik PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cikembar, UP3 Sukabumi, bergerak cepat melakukan pemulihan pada Selasa (30/12/2025). Proses perbaikan ini diwarnai aksi heroik para petugas yang harus menembus medan ekstrem demi menyalakan kembali listrik bagi warga.
Kerusakan utama teridentifikasi di area perbukitan dekat Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung. Longsoran tanah menyeret dua tiang listrik yang merupakan bagian dari jalur suplai utama, menyebabkan gangguan total pada distribusi energi ke wilayah selatan Sukabumi tersebut.
Salah satu personel PLN ULP Cikembar, Eka, mengonfirmasi situasi di lapangan. Ia menjelaskan bahwa perbaikan kali ini membutuhkan upaya ekstra karena lokasi titik gangguan yang sulit dijangkau kendaraan.
“Betul, tim kami tengah berjibaku melakukan perbaikan pascabencana di Kecamatan Nyalindung. Kerusakan jalur kali ini cukup berat karena berada di perbukitan, di mana dua tiang listrik terbawa material longsor,” ujar Eka saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Tantangan terbesar yang dihadapi petugas bukan hanya pada teknis penyambungan kabel, melainkan akses menuju lokasi. Titik kerusakan berjarak sekitar 1,5 kilometer dari akses jalan terdekat yang bisa dilalui kendaraan roda empat (mobil teknik).
Akibatnya, tim PLN harus memobilisasi peralatan secara manual. Dua batang tiang listrik pengganti, dengan estimasi berat total mencapai 300 kilogram, harus ditarik menggunakan tali tambang dan tenaga manusia menyusuri jalan setapak yang menanjak menuju atas bukit.
“Ini adalah jalur suplai utama. Kesulitannya, kami harus menempuh jarak 1,5 Km dengan berjalan kaki karena mobil tidak bisa masuk. Tiang harus ditarik manual sampai ke atas bukit. Ini cukup menguras tenaga,” tambah Eka.
Selain medan yang terjal, para petugas juga dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrem. Hujan dan angin kencang menjadi ancaman tersendiri saat bekerja di ketinggian dan area rawan longsor susulan. Namun, komitmen untuk segera memulihkan pasokan listrik bagi masyarakat menjadi motivasi utama tim di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, upaya keras PLN ULP Cikembar membuahkan hasil. Perbaikan konstruksi dan jaringan telah rampung dilaksanakan, dan aliran listrik ke wilayah Kecamatan Nyalindung, Purabaya, Sagaranten, serta Pabuaran dilaporkan telah menyala kembali dengan normal.
Gerak cepat dan dedikasi petugas PLN dalam menghadapi situasi tanggap darurat ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana.(*)
Laporan:Aris Jampang















