Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Des 2025 07:43 WIB

Terekam CCTV: Dua Maling Berjas Hujan Gagal Gasak Motor Dinas di Cibadak Sukabumi


					Dua pria mengenakan jas hujan terekam CCTV saat hendak melakukan aksi pencurian di sebuah rumah di Cibadak, Sukabumi, Kamis (18/12/2025). Aksi ini gagal setelah dipergoki oleh pemilik rumah. Perbesar

Dua pria mengenakan jas hujan terekam CCTV saat hendak melakukan aksi pencurian di sebuah rumah di Cibadak, Sukabumi, Kamis (18/12/2025). Aksi ini gagal setelah dipergoki oleh pemilik rumah.

JENTERANEWS.com – Aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menyasar area perumahan kembali meresahkan warga Kabupaten Sukabumi. Sebuah insiden percobaan pencurian di Kampung Lingkungsari RT 04/21, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) pada Kamis (18/12/2025) dini hari.

Aksi tersebut gagal total setelah pemilik rumah memergoki para pelaku yang tengah berupaya membobol gembok pagar.

Peristiwa bermula ketika pemilik rumah, Heri Suherli, terbangun dari tidurnya karena mendengar suara mencurigakan dari arah depan kediamannya. Merasa waspada, Heri mencoba mengintip situasi melalui balik kaca jendela.

“Awalnya saya kira saudara yang memang sering menitipkan motor. Saya sempat bertanya ke istri, namun istri bilang tidak ada yang datang,” ungkap Heri saat memberikan keterangan, Jumat (19/12/2025).

Curiga dengan situasi tersebut, Heri memutuskan keluar untuk memeriksa. Kehadirannya rupanya disadari oleh dua orang pelaku yang sedang beraksi di depan gerbang. Panik aksinya diketahui, kedua pelaku langsung tancap gas melarikan diri menggunakan sepeda motor.

“Kondisi saat itu larut malam, hujan turun, dan lingkungan sangat sepi, jadi saya tidak sempat mengejar,” tambahnya.

Meski CCTV milik korban sedang tidak aktif, aksi pelaku berhasil terekam oleh kamera pengawas milik tetangga yang menyorot ke arah jalan. Berdasarkan rekaman visual, pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan satu sepeda motor.

Ciri-ciri pelaku terbilang cukup mencolok karena modus penyamaran mereka. Salah satu pelaku mengenakan jas hujan berwarna merah hati (maroon), sementara rekannya mengenakan jas hujan berwarna hijau. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas salah satu pelaku membawa alat pemotong besi (bolt cutter) yang diduga digunakan untuk merusak gembok pagar.

“Yang terlihat di CCTV ada dua orang, satu motor. Salah satunya membawa gunting besi,” jelas Heri.

Diduga kuat, sasaran utama komplotan ini adalah sepeda motor yang terparkir di halaman rumah, termasuk satu unit motor dinas jenis Honda CRF yang terparkir hanya berjarak dua meter dari gerbang.

Beruntung, para pelaku belum sempat menyentuh kendaraan. Mereka baru berhasil merusak gembok pagar dan membawa kabur bagian cantolannya.

Heri mengungkapkan bahwa lingkungan tempat tinggalnya belakangan ini memang rawan aksi kriminalitas. Ia menduga para pelaku memanfaatkan cuaca hujan dan kelengahan warga saat ronda malam (Siskamling) sedang tidak aktif untuk beraksi. Suara hujan yang deras seringkali menyamarkan suara gaduh saat pelaku membobol kunci.

“Ke saya sendiri ini sudah kejadian kedua kalinya. Dulu motor Kawasaki Ninja saya sempat dirusak kunci T-nya,” tuturnya.

Menyikapi kejadian ini, warga setempat mulai meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan. Warga berinisiatif untuk kembali mengaktifkan Siskamling dan memperbanyak titik pemasangan CCTV di lingkungan perumahan.

“Sekarang warga mulai sadar mau pasang CCTV lagi dan Siskamling akan digerakkan kembali. Apalagi menjelang Nataru, biasanya rawan,” pungkas Heri.(*)

Laporan: Awang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.

Tanpa Basa-Basi! Polsek Purabaya Gerebek Posramil, Danposramil Peltu Kosasih Dibuat Tak Berkutik

9 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Pemkab Sukabumi Perpanjang Kontrak 8.070 PPPK Paruh Waktu, 94 Pegawai Dipastikan Coret

9 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugerah, mengonfirmasi perpanjangan perjanjian kerja bagi 8.070 PPPK paruh waktu, dan 94 orang tidak diperpanjang karena berbagai alasan obyektif.

Dipicu Pembakaran Sampah, Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman Warga di Cidadap Sukabumi

8 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Petugas memadamkan api yang menghanguskan kebun pisang di Kampung Cibeureum, Desa Padasenang, Cidadap, Sukabumi, Kamis (8/10/2026). Kebakaran yang dipicu pembakaran sampah ini menghanguskan 2.000 meter persegi lahan dan merusak kabel listrik warga.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca