Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 23 Mar 2022 20:18 WIB

Terungkap, Ternyata Ini Alasan Pelaku Membuang Bayinya di Pekarangan Rumah Warga Curugkembar – Sukabumi


					WhatsApp Image 2022 03 23 at 20.11.47 Perbesar

WhatsApp Image 2022 03 23 at 20.11.47

JenteraNews _ Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi mengungkap kasus aborsi yang dilakukan oleh sepasang kekasih berinisial SF (23) dan FI (25). Dalam praktek terlarang tersebut, keduanya dibantu rekannya berinisial N (39)

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra mengatakan, tiga orang pelaku aborsi berhasil diamankan Sat Reskirim Polres Sukabumi. Ketiga pelaku merupakan warga Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi.

Dedy menjelaskan, tersangka pertama adalah SF yang merupakan ibu kandung korban atau bayi berusia 5 bulan yang masih dalam kandungan. Pelaku FI merupakan pacar korban. Sementara N membantu mencarikan obat untuk menggugur kandungan SF.

Baca Juga:   Pohon Keladi Tumbuh Liar di Tanah Penduduk Cidadap

“Modus operandi, tersangka mendatangi saudara N untuk berdiskusi dan bagaimana caranya untuk menggugurkan kandungan SF. lalu N memberikan solusi  dengan cara memberikan obat (obat penggugur kandungan), setelah itu anak dalam kandungan keluar dan dikubur,” paparnya.

Menurut Dedy, pengungkapan kasus awalnya diketahui oleh ketua RW setempat yang curiga kepada FI, karena meminjam sebuah cangkul dan menggali tanah. Lalu FI memasukan sesuatu ke dalam tanah lalu menguburnya.

Baca Juga:   Tegas Terapkan Prokes Dalam Penyaluran BLT DD Sudajaya Girang Sukabumi

“Beberapa hari kemudian pak RW menemuklan gundukan tanah baru, sehingga dibongkar gundukan tanah tersebut dan terdapat bungkusan kain biru yang berisi janin dari SF. Janin dalam kandungan SF ini hasil hubungan gelap dan hamil di luar nikah, karena merasa malu sehingga ingin menggeluarkan kandungannya,” ungkap Dedy.

Baca Juga:   Pisah Sambut Kepala Sekolah SDN Babakan Cibatu Cisaat

Akibat perbuatannya itu, tiga orang pelaku terancam Undang Undang perlindungan anak dengan hukum kurungan penjara 10 tahun. “Selain itu, kami juga berhasil mengamankan barang bukti berupa cangkul dan keresek (kantong plastik) warna hitam yang digunakan pelaku,” pungkas Dedy. (*)

Artikel ini telah dibaca 1,387 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Peningkatan Kapasitas Pengemudi HPPKS, Sekda Ade” Mendukung Kinerja Lebih Baik”

20 Juli 2024 - 16:27 WIB

Peningkatan Kapasitas Pengemudi HPPKS, Sekda Ade" Mendukung Kinerja Lebih Baik"

Pemerintah Kabupaten Sukabumi meraih Penghargaan Bangga Kencana tingkat Provinsi Jawa Barat

20 Juli 2024 - 16:12 WIB

Pemkab Sukabumi Raih Penghargaan Bangga Kencana Tingkat Provinsi Jabar

Pisah Sambut Kapolresta Sukabumi, Sekda Ade Sampaikan Pentingnya Sinergitas Dan Kolaborasi

19 Juli 2024 - 22:54 WIB

Pisah Sambut Kapolresta Sukabumi, Sekda Ade Sampaikan Pentingnya Sinergitas Dan Kolaborasi

Rakor Forum Satu Data Kab Sukabumi 2024, Bahas Agenda Penting Penetapan Daftar Data

15 Juli 2024 - 15:40 WIB

Rakor Forum Satu Data Kab Sukabumi 2024, Bahas Agenda Penting Penetapan Daftar Data

Pembukaan KKN STISIP Syamsul Ulum, Wabup Minta Mahasiswa Dan Dosen Petakan Potensi Daerah

15 Juli 2024 - 12:15 WIB

Pembukaan KKN STISIP Syamsul Ulum, Wabup Minta Mahasiswa Dan Dosen Petakan Potensi Daerah

Apel Lingkup Sekretariat Daerah, Sekda Ajak ASN Jaga Kekompakan Dan Kebersamaan

15 Juli 2024 - 12:10 WIB

Apel Lingkup Sekretariat Daerah, Sekda Ajak ASN Jaga Kekompakan Dan Kebersamaan
Trending di Kabar Daerah
error: Content is protected !!