Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 27 Des 2025 17:09 WIB

Tragis, Berenang Sendirian di Pantai Karanghawu, Wisatawan Tanpa Identitas Tewas Terseret Ombak


					Tim Gabungan dari kepolisian dan tim SAR saat mengevakuasi korban laka laut di Pantai Karanghawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/12/2025). Perbesar

Tim Gabungan dari kepolisian dan tim SAR saat mengevakuasi korban laka laut di Pantai Karanghawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/12/2025).

JENTERANEWS.com – Suasana liburan akhir tahun di kawasan wisata Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi duka. Seorang wisatawan berjenis kelamin laki-laki dilaporkan tewas setelah terseret arus ombak saat berenang sendirian, Sabtu (27/12/2025).

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui (Mr. X) dan jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu.

Berdasarkan laporan dari Danton BKO Polres Sukabumi kepada Kasubsatgas Banops Polairud, peristiwa kecelakaan laut (laka laut) tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 WIB.

Saat itu, korban terlihat sedang berenang seorang diri di area Pantai Karanghawu. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret tubuh korban hingga terbawa arus jauh ke tengah laut. Melihat kejadian tersebut, Tim Gabungan yang terdiri dari Ditpolairud, Basarnas, dan Balawista segera terjun melakukan upaya penyelamatan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim penyelamat berhasil menjangkau korban di tengah laut. Saat itu, korban sempat memegang alat keselamatan yang diberikan petugas dalam kondisi masih sadar. Namun, kondisi korban memburuk saat proses evakuasi menuju daratan hingga akhirnya kehilangan kesadaran.

Setibanya di bibir pantai, sembari menunggu ambulans, tim gabungan langsung melakukan pertolongan pertama berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP). Korban kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Cisolok untuk penanganan medis lebih lanjut.

Meski upaya maksimal telah dilakukan, nyawa korban tidak tertolong. Pihak tim medis Puskesmas Cisolok menyatakan korban meninggal dunia pada pukul 10.14 WIB.

“Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan autopsi,” tulis laporan kepolisian tersebut.

Saat ini, pihak kepolisian dari Satgas Banops Ditpolairud masih berupaya melakukan identifikasi terhadap jenazah korban serta mencari keberadaan pihak keluarganya. Petugas juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri yang sesuai agar segera melapor ke pihak berwajib atau mendatangi RSUD Palabuhanratu.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi para wisatawan untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu keselamatan saat beraktivitas di pantai, mengingat kondisi ombak laut selatan yang kerap tidak terduga.(*)

Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa