Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Okt 2025 12:24 WIB

Wabup Sukabumi Ajak Santri Jadi Garda Terdepan Penggerak Perubahan dan Penjaga Nilai Kebangsaan


					Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E. (tengah), menyampaikan pidato inspiratif di hadapan ribuan santri dan masyarakat saat menghadiri Silaturahmi Budaya Hari Santri 2025 di Alun-Alun Palabuhanratu, Jumat malam (10/10/2025). Wabup mengajak santri untuk menjadi penggerak perubahan dan penjaga nilai-nilai kebangsaan di era modern. Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E. (tengah), menyampaikan pidato inspiratif di hadapan ribuan santri dan masyarakat saat menghadiri Silaturahmi Budaya Hari Santri 2025 di Alun-Alun Palabuhanratu, Jumat malam (10/10/2025). Wabup mengajak santri untuk menjadi penggerak perubahan dan penjaga nilai-nilai kebangsaan di era modern.

JENTERANEWS.com – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, S.E., mengajak seluruh santri di Kabupaten Sukabumi untuk terus menjadi penggerak perubahan dan benteng penjaga nilai kebangsaan di tengah tantangan arus modernisasi. Pesan tersebut disampaikan Wabup dalam acara puncak Silaturahmi Budaya Hari Santri 2025 yang dipusatkan di Alun-Alun Palabuhanratu, Jumat malam (10/10/2025).

Ribuan santri memadati Alun-Alun Palabuhanratu saat Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (di panggung) menghadiri Silaturahmi Budaya Hari Santri 2025, Jumat malam (10/10). Acara ini menampilkan beragam kesenian lokal, menegaskan peran budaya sebagai media dakwah santri.

Ribuan santri memadati Alun-Alun Palabuhanratu saat Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (di panggung) menghadiri Silaturahmi Budaya Hari Santri 2025, Jumat malam (10/10). Acara ini menampilkan beragam kesenian lokal, menegaskan peran budaya sebagai media dakwah santri.

Dalam sambutan resminya, H. Andreas menegaskan bahwa peringatan Hari Santri Nasional bukanlah sekadar rutinitas seremonial tahunan. “Hari Santri adalah momentum penting untuk mengenang dan menghayati kembali perjuangan heroik para santri dan pesantren sejak lahirnya Resolusi Jihad 1945,” ujar H. Andreas.

Ia menekankan bahwa semangat perjuangan santri dari masa ke masa memiliki benang merah yang sama, yakni “menjaga agama, membela tanah air, dan menegakkan kemanusiaan.”

Wabup juga menyoroti pentingnya peran budaya dalam dakwah santri masa kini. Menurutnya, kegiatan silaturahmi budaya yang menampilkan seni hadrah, pencak silat, dan kesenian lokal lainnya merupakan bukti nyata bahwa dakwah tidak hanya terbatas pada mimbar.

“Budaya adalah bagian integral dari karakter santri. Lewat musik hadrah, pencak silat, dan kesenian lokal, santri menjalankan tugas mulia menjaga nilai-nilai Islam Nusantara yang berpegang teguh pada prinsip moderat, toleran, seimbang, dan adil,” jelasnya.

Mengganti senjata dengan pena dan teknologi, H. Andreas menyatakan bahwa jihad santri di era modern tidak lagi melalui angkat senjata, melainkan berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, pengembangan ekonomi, dan penguatan moralitas.

“Santri hari ini diharapkan menjadi pelopor toleransi, penggerak utama ekonomi rakyat berbasis pesantren, dan penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat,” tegas Wakil Bupati Sukabumi periode 2025–2030 tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjut H. Andreas, berkomitmen penuh untuk mendukung pemberdayaan santri dan pengembangan institusi pesantren. Sejumlah program kolaboratif telah dan akan terus digalakkan, meliputi pelatihan wirausaha santri, digitalisasi pesantren, hingga upaya pelestarian budaya lokal sebagai warisan bangsa.

Menutup rangkaian acara, Wakil Bupati H. Andreas berpesan agar seluruh elemen masyarakat, khususnya peserta peringatan Hari Santri, tetap menjaga ketertiban dan keamanan. “Jangan biarkan citra luhur santri tercoreng oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mari jadikan peringatan ini sebagai teladan persatuan dan kedamaian,” pungkasnya.

Acara Silaturahmi Budaya Hari Santri 2025 ini berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri ribuan santri, ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sukabumi.(*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.

Siasat Keji Delon Kelabui Publik: Bunuh Eka Yani, Curi Hartanya, Lalu Viralkan Video Penemuan Kerangka Korban di Sukabumi

16 Juli 2026 - 12:22 WIB

profil Facebook 'Delon Jampank' milik tersangka H alias Delon (atas), dan cuplikan video penemuan kerangka Eka Yani (33) yang sengaja diunggah ulang ke akun tersebut demi mengelabui publik di Sagaranten, Sukabumi.

Terjerat Sindikat Judi Online, 30 ASN UPTD Sukabumi Terancam Sanksi Tegas di Tengah Sorotan Publik

16 Juli 2026 - 11:21 WIB

Akhir Pelarian Delon: Pembunuh Sadis yang Lucuti Harta dan Buang Korbannya Begitu Saja di Kebun Jati Sagaranten

16 Juli 2026 - 00:03 WIB

TERTANGKAP: Pria berinisial H alias Delon (42), yang diduga kuat sebagai eksekutor utama di balik pembunuhan berencana terhadap E M (33) di Sagaranten, Sukabumi, terlihat diamankan di kantor polisi. Tangannya terikat dengan borgol plastik kuning dalam foto yang dirilis segera setelah penangkapannya pada Rabu (15/7/2026). Wajah tersangka disensor untuk kepentingan penyidikan.

Misteri Kerangka Manusia di Sagaranten Terungkap: Korban Teridentifikasi, Terduga Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

15 Juli 2026 - 23:48 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Kerangka 'Mr. X' di Sukabumi, Terduga Pelaku Langsung Diringkus
Trending di Sukabumi