Menu

Mode Gelap

Hukum · 26 Feb 2025 16:12 WIB

Warga Cikundul Sukabumi Resah, Pencurian Domba Kembali Terjadi, Hanya Kepala dan Usus yang Tersisa


					Sisa-sisa kepala dan usus domba yang ditemukan warga di Bukit Pasir Babi, Cikundul, Sukabumi. Perbesar

Sisa-sisa kepala dan usus domba yang ditemukan warga di Bukit Pasir Babi, Cikundul, Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Cikundul Girang, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, digegerkan dengan penemuan kepala dan usus domba di sebuah bukit kecil yang dikenal dengan nama “Pasir Babi” pada Rabu (26/2/2025) pagi. Penemuan ini memicu dugaan kuat bahwa hewan ternak tersebut menjadi korban pencurian yang keji.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Syamsul Hikayat (47), warga RT 02/07 Cikundul Girang, yang kemudian menyebarkan informasi tersebut melalui pesan berantai di grup WhatsApp dan media sosial. Setelah ditelusuri, domba tersebut ternyata milik Abeb, putra dari Ade Juanda (70), warga RW 10 Cikundul, yang melaporkan kehilangan hewan ternaknya pada malam sebelumnya.

Ade Juanda mengungkapkan bahwa pada malam kejadian, sekitar pukul 22.00 WIB, ia masih terjaga. Namun, pada pukul 01.30 WIB, lampu di sekitar kandang mati secara tiba-tiba, meskipun kemudian menyala kembali. “Jam 3 pagi, saya bangun lagi. Kondisi malam itu hujan deras, dan air di selokan cukup deras. Tapi pencuri itu sangat lihai,” ujarnya.

Menurut Ade, dari tujuh ekor domba milik anaknya, domba bernama Jalu yang paling besar menjadi sasaran pencuri. “Usianya sudah 2 tahun, paling besar di antara yang lain,” jelasnya.

Sebelum menerima kabar dari warga, Ade sempat mencari dombanya di Pasar Domba kawasan Makam Cina, Kecamatan Citamiang. Namun, pencariannya tidak membuahkan hasil. “Salah satu pedagang di sana bilang, ‘Tidak mungkin dibawa ke sini, Bah. Pelakunya pasti babak belur kalau ke sini’,” kata Ade menirukan ucapan pedagang.

Setelah kembali ke rumah, Ade mendapat kabar bahwa dombanya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di daerah Pasir Babi. “Hanya kepala dan usus yang tersisa,” ungkapnya.

Ade menambahkan bahwa ini adalah kejadian kehilangan domba yang ketujuh kalinya yang ia alami. Ia berharap pihak berwajib dapat segera mengungkap pelaku dan memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan warga Cikundul, terutama para peternak. Mereka berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli dan keamanan di wilayah tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(*)

Laporan: Herman

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Digugat Praperadilan, Polres Sukabumi Tegaskan Penetapan Tersangka Kasus Kematian Nizam Berbasis Scientific Crime Investigation

18 April 2026 - 09:44 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. (perwira dalam foto berkerah Kombes dengan papan nama), saat memberikan penegasan mengenai proses hukum kasus kematian anak tirinya, Nizam, yang didasarkan pada scientific crime investigation.

Dugaan Penipuan Berkedok “Jumat Berkah” di Sukabumi, Pedagang dan Warga Terkecoh Jutaan Rupiah

18 April 2026 - 08:41 WIB

Ilustrasi

Petaka Tanah Bodong di Sukabumi: Rp2 Miliar Lenyap, Lahan Disulap Jadi Bangunan SPPG

18 April 2026 - 07:54 WIB

Drama Pengejaran Sindikat Siber Internasional di Sukabumi: 16 WNA Diringkus, 3 Masih Buron

14 April 2026 - 14:14 WIB

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Viral Video Injak Al-Qur’an, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama

11 April 2026 - 12:31 WIB

Tangkapan layar video viral dugaan penistaan agama di Malingping, Lebak. Perempuan berbaju garis-garis (kiri) diduga memaksa perempuan berdaster (kanan) bersumpah di hadapan kitab suci Al-Qur'an yang diletakkan terbuka di lantai.
Trending di Hukum