Menu

Mode Gelap

Bencana · 5 Des 2024 16:22 WIB

Warga Curugluhur Ciptakan Rakit Darurat dari Bahan Seadanya Saat Terjebak Banjir


					Rakit Sederhana  buatan Warga saat terjebak banjir di Desa Curugluhur Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi pada Rabu 4/12/2024 Perbesar

Rakit Sederhana buatan Warga saat terjebak banjir di Desa Curugluhur Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi pada Rabu 4/12/2024

JENTERANEWS.com – Bencana banjir bandang yang menerjang Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (4/12/2024) telah menyisakan duka mendalam bagi warga. Ratusan rumah terendam, kendaraan hanyut, dan aktivitas sehari-hari lumpuh total. Namun, di balik kepiluan tersebut, tersimpan kisah inspiratif tentang keberanian dan kreativitas seorang warga yang berhasil menyelamatkan diri dari amukan banjir.

Saat air Sungai Cikaso meluap dan merendam pemukiman warga, Idris, seorang (47) tahun, tidak kehilangan akal. Dengan air yang terus meninggi dan situasi semakin genting, Idris menyadari bahwa ia harus segera bertindak. Tanpa ragu, ia mencari bahan-bahan yang ada di sekitarnya.

“Saat itu, saya benar-benar panik. Air semakin cepat naik dan saya sudah tidak tahu harus bagaimana lagi. Untungnya, saya ingat ada beberapa batang bambu dan tali di belakang rumah. Saya langsung mengambilnya dan mencoba membuat rakit seadanya.”ungkap Idris kepada jenteranews.com Kamis (5/12/2024)

Dengan tangan gemetar, Idris mengikat beberapa batang bambu menjadi satu, kemudian menambahkan beberapa gelondongan kayu sebagai alas. Rakit darurat buatannya pun selesai. Tanpa berpikir panjang, ia naik ke atas rakit dan mengarahkannya ke tempat yang lebih aman.

“Saya tahu ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan diri,” tambahnya. “Saya terus mengayuh rakit dengan sekuat tenaga, berharap bisa sampai ke tempat yang tinggi.”

Berkat keberanian dan kreativitasnya, Idris dan Istrinya berhasil selamat dari bencana banjir bandang. Saat ini Idris sedang membersihkan lumpur yang memenuhi warungnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Cikidang Sukabumi, Tiga Kepala Keluarga Terancam

22 Mei 2026 - 09:19 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Kampung Cikamuning, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) pagi.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Bencana