JENTERANEWS.com Wabup Sukabumi: Bukti Kedekatan Aparat dengan Masyarakat dan Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
Dalam suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri, semangat pengabdian dan kepedulian sosial diwujudkan melalui kegiatan bakti masyarakat yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Bertajuk “Brimob Presisi untuk Masyarakat,” acara yang digelar di Kampung Sirnarasa, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, pada Jumat (7/11), menjadi simbol sinergi kuat antara aparat keamanan dan sektor pertanian.
Kegiatan penting ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, Wadankorps Brimob Polri Irjen Pol Reza Arief Dewanto, perwakilan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI, serta anggota Komisi VII DPR RI.
Bantuan Strategis untuk Enam Kelompok Tani
Fokus utama dari kegiatan ini adalah penyaluran bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan bibit komoditas strategis. Sebanyak enam kelompok tani dari berbagai desa di Palabuhanratu menerima bantuan signifikan berupa masing-masing tiga unit alsintan.
Tidak berhenti di situ, Brimob Polri juga menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan dengan menyerahkan 204 kilogram benih jagung. Sebagai bentuk kepedulian sosial, disalurkan pula 200 paket sembako kepada masyarakat dan anak yatim piatu setempat. Penyerahan bantuan alsintan ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sukabumi bersama Wadankorps Brimob dan tamu undangan lainnya.
Mendukung Sektor Pertanian dan Mewujudkan Kedaulatan Pangan
Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kedekatan Brimob dengan masyarakat. Bukan hanya fokus pada aspek keamanan, Brimob juga turut andil dalam mendukung sektor vital seperti pertanian.
“Bantuan alsintan dan bibit jagung ini memiliki makna strategis. Di satu sisi, mencerminkan semangat gotong royong antara aparat keamanan dan masyarakat. Di sisi lain, ini adalah dukungan konkret terhadap program ketahanan pangan nasional,” ujar Wabup Andreas.
Beliau berharap bantuan alsintan ini dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung, melalui proses mekanisasi yang lebih cepat dan optimal, mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Wabup juga berpesan agar kelompok tani penerima bantuan menggunakan alat tersebut secara bergantian dan bertanggung jawab demi kepentingan bersama.
“Melalui kegiatan ini, mari kita perkuat sinergi antara peme
rintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat petani. Dengan kolaborasi yang solid, kita mampu mewujudkan kedaulatan pangan,” tambahnya.
Komitmen Brimob: Profesionalisme dan Kepekaan Sosial
Di sisi lain, Wadankorps Brimob Polri, Irjen Pol Reza Arief Dewanto, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari komitmen Korps Brimob dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan memperkuat ekonomi desa.
“Tema Brimob Presisi untuk Masyarakat mengandung makna bahwa setiap insan Brimob harus mengedepankan profesionalisme, kepekaan sosial, dan ketulusan dalam bertindak untuk melayani masyarakat,” jelas Irjen Pol Reza.
Beliau menambahkan bahwa HUT Brimob ke-80, yang puncaknya akan jatuh pada 14 November 2025, menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian.
“Kami ingin Brimob dikenal bukan hanya karena ketangguhan dalam operasi, tetapi juga karena kepedulian dan kasih sayang terhadap masyarakat yang kami cintai,” tutupnya, menegaskan transformasi Brimob yang humanis dan adaptif.
Dukungan konkret terhadap pertanian ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat fondasi ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi. (*)
Editor : Mia














