Menu

Mode Gelap

Bencana · 3 Mei 2024 07:56 WIB

Ditinggal Nonton Timnas di Telivisi Saat Mebakar Sampah, Gudang Hingga Rumah Di Purabaya Hangus Terbakar


					gudang gilingan Jagung dan pupuk hingga rumah di Kampung Cigembong Rt. 034/03 Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya , Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar Perbesar

gudang gilingan Jagung dan pupuk hingga rumah di Kampung Cigembong Rt. 034/03 Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya , Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar

JENTERANEWS.com – Gara-gara ditinggal menonton televisi saat membakar sampah, gudang gilingan Jagung dan pupuk hingga rumah di Kampung Cigembong Rt. 034/03 Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya , Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar. Kamis (2/5/2024).

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya Yanto Prayitno mengatakan kejadian tersebut terjadi tadi malam sekira pukul 23.30 Wib. ketika pemilik menonton televisi.

“Menurut keterangan saksi Usman (ketua RT) berawal saat pemilik gudang Bapak Adi, membakar sampah yang merupakan limbah pertanian, namun api belum padam Bapak Adi meninggalkan pembakaran sampah itu untuk nonton siaran langsung sepakbola timnas U-23 di televisi,” kata Yanto kepada jenteranews.com Jum’at (3/5/2024)

Api dari pembakaran sampah itu masih menyala hingga akhirnya menjalar ke bangunan gudang penggilingan jagung dan satu rumah yang berada didekatnya.

“Beruntung warga sekitar ada yang melihat kobaran api saat membakar gudang dan bangunan rumah, mereka beramai-ramai menyiramkan air dengan alat seadanya, sebagai warga melapor kepada P2BK Purabaya,” terangnya.

Setelah mendapatkan laporan P2BK Purabaya langsung terjun ke lokasi melakukan penanganan bersama petugas Damkar pos sagaranten, Linmas dan relawan lainnya.

“Meskipun bangunan rumah tidak semuanya terbakar namun gudang milik Bapak Adi tersebut ludes dilahap si jago merah,” ujar Yanto.

Tidak ada korban jiwa ataupun luka pada kejadian kebakaran tersebut, karena rumah yang terbakar itu pun kosong penghuni.

“Kami mengimbau kepada warga untuk tidak meninggalkan saat melakukan pembakaran sampah terlebih di musim kemarau dan angin yang membuat api cepat menyebar,” tandasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana