Menu

Mode Gelap

News · 10 Jun 2024 15:43 WIB

55 Orang Alami Keracunan Massal Di Sagaranten, Begini Ceritanya


					Puluhan korban yang mengalami keracunan setelah menyantap hidangan di acara syukuran persiapan besanan di Sagaranten Perbesar

Puluhan korban yang mengalami keracunan setelah menyantap hidangan di acara syukuran persiapan besanan di Sagaranten

JENTERANEWS.com – Keracunan massal kembali terjadi di Sagaranten yang diduga dari makanan yang disantap saat syukuran persiapan acara besanan. Kali ini menimpa puluhan warga di desa Pasanggrahan.

Sekitar 55 orang terdeteksi mengalami gejala seperti mual, pusing, muntah, dan diare seusai menyantap hidangan pada persiapan acara hajatan nikah di kampung Cimanggir Desa Pasanggrahan Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi.

Ketua RT Cimanggir Apriadi Sutisna, menceritakan acara tersebut bentuk persiapan besanan yang akan di gelar besok Selasa 11/6, namun sebelum itu mengadakan syukuran terlebih dahulu dengan mengundang puluhan tetangga. Warga yang menghadiri acara tersebut mulai merasakan gejala sakit dua jam setelahnya.

“Beberapa warga yang menghadiri acara syukuran tersebut merasa pusing, diare, mual, dan muntah,” ujar Apriadi Sutisna saat ditemui jenteranews.com di Puskesmas Sagaranten.Senin (10/6/2024).

Anggota Polsek Sagaranten dan Tim medis puskesmas Sagaranten mengambil beberapa sampel makanan berupa  Nasi, Buncis, Daging Ayam, Mie Serta Air mineral.

Anggota Polsek Sagaranten dan Tim medis puskesmas Sagaranten mengambil beberapa sampel makanan berupa Nasi, Buncis, Daging Ayam, Mie Serta Air mineral.

Sementara Kapolsek Sagaranten AKP Deni Miharja, S.H., mengatakan, saat ini pihaknya tengah Melaksanakan monitoring, pengamanan, dan pendataan di lokasi keracunan massal serta mendampingi Tim Medis di Puskemas Sagaranten dalam memberikan pelayanan pertolongan pertama kepada Warga yang diduga mengalami keracunan.

“Adapun jumlah sementara pasien keracunan semuanya 55 orang yang berasal dari desa Pasanggrahan dan Curugluhur kecamatan Sagaranten dan beberapa orang dari kecamatan Curugkembar. sebanyak 15 orang di rawat di RSUD Sagaranten dan 30 orang di rawat di Puskesmas Sagaranten, dan 10 orang yang masih observasi di rumah ” kata AKP Deni

Acara Syukuran persiapan nikahan yang di gelar Bapak Dadih (55) warga Kampung Cimanggir Rt 09 Rw 01 Desa Pasanggrahan Kecamatan Sagaranten itu berlangsung pada Minggu 9/6 sekitar pukul 16.00 di hadiri puluhan tetangga dan para saudaranya.

“Selang beberapa jam sekitar pukul 18.00 WIB, beberapa warga mengeluh mual, muntah, sakit perut, pusing, dan diare. Kemudian, beberapa warga melaporkan ke RT setempat bahwa gejala itu dialami setelah makan di hajatan,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapolsek Sagaranten menjelaskan tim dari Puskesmas Sagaranten mengambil beberapa sampel makanan berupa Nasi, Buncis, Daging Ayam, Mie Serta Air mineral.

“Sample dari Keracunan massal tersebut dibawa oleh Tim Medis Puskesmas Sagaranten ke laboratorium Labkesda Cisaat Kota Sukabumi untuk dibawa ke Bandung sambil menunggu Hasil Laboratorium yang mana hasil kurang lebih 1 (satu ) bulan.” Pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News