Menu

Mode Gelap

News · 20 Agu 2024 17:22 WIB

Ratusan Ojek Online Terlibat Bentrokan dengan Sopir Angkot di Sukabumi


					Situasi mencekam terjadi di depan Balai Kota Sukabumi, Selasa (20/8/2024) sekitar pukul 14.00 WIB, ketika bentrokan hebat pecah antara pengemudi angkutan kota (angkot) dan ojek online. Perbesar

Situasi mencekam terjadi di depan Balai Kota Sukabumi, Selasa (20/8/2024) sekitar pukul 14.00 WIB, ketika bentrokan hebat pecah antara pengemudi angkutan kota (angkot) dan ojek online.

JENTERANEWS.com – Bentrokan antara pengemudi angkutan kota (angkot) dan ojek online terjadi di depan Balai Kota Sukabumi, Jalan R Syamsudin SH, pada Selasa (20/8/2024). Dalam insiden tersebut, satu kendaraan angkot mengalami kerusakan di bagian depan akibat tindakan ojek online.

Kejadian ini bermula saat para sopir angkot menggelar demonstrasi di depan Balai Kota Sukabumi. Tiba-tiba, ratusan ojek online muncul dari arah Jalan Siliwangi dengan mengendarai sepeda motor dan membunyikan klakson.

Emosi para pengemudi angkot terpancing, dan mereka pun mengejar pengemudi ojek online, yang menyebabkan terjadinya perselisihan. Seorang pengemudi ojek online yang terjebak sempat diselamatkan, namun situasi semakin memanas ketika ratusan pengemudi ojek online menyerang sopir angkot, sehingga bentrokan pun tak terhindarkan.

Situasi menjadi tegang saat bentrokan berlangsung, dan satu unit kendaraan angkot dirusak oleh kelompok ojek online yang terbakar emosi akibat pertikaian antara kedua belah pihak.

Di lokasi kejadian, jajaran Satpol PP dan Dinas Perhubungan tidak berhasil melerai keributan karena jumlah mereka kalah dibandingkan dengan massa yang terlibat bentrokan.

Salah satu sopir angkot mengungkapkan bahwa mereka merasa diserang oleh pengemudi ojek online saat menunggu rekannya yang sedang beraudensi dengan Pemerintah Kota Sukabumi. “Kami diserang, padahal kami berunjuk rasa dengan cara yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, pihak ojek online menyatakan bahwa keributan dipicu oleh penganiayaan yang dialami salah satu rekan mereka oleh kelompok sopir angkot. “Teman saya jadi korban,” ungkap mereka.(*)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News