Menu

Mode Gelap

Laporan: Deni Nurman · 25 Sep 2024 17:00 WIB

Mengerikan! Anggota Polisi Diserang oleh Gerombolan Pelajar dalam Tawuran di Sukabumi


					Polisi mengamankan pelajar yang membacok anggota kepolisian oleh kelompok berandal bermotor saat akan melerai tawuran. Perbesar

Polisi mengamankan pelajar yang membacok anggota kepolisian oleh kelompok berandal bermotor saat akan melerai tawuran.

JENTERANEWS.com – Sebuah insiden tragis terjadi ketika seorang anggota kepolisian diserang dengan senjata tajam oleh sekelompok pelajar yang terlibat tawuran. Sebelum diserang, korban sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara, namun para pelaku yang merupakan pelajar tetap melanjutkan serangan mereka.

Korban, yang berinisial HR (28), adalah anggota Polsek Cirenghas, Polres Sukabumi Kota. Kejadian ini berlangsung di Kampung Nagrog 003/007, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (22/9/2024).

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, mengungkapkan bahwa korban mengalami luka serius akibat dibacok dengan senjata tajam jenis corbek dan celurit, yang mengakibatkan lima jahitan di punggungnya. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Sukabumi untuk mendapatkan perawatan.

“Dalam waktu tiga jam, tim Satreskrim Polres Sukabumi Kota berhasil menangkap beberapa terduga pelaku, yaitu H (17) alias T dan R alias I (16), yang keduanya merupakan pelajar,” kata Rita pada Rabu (25/9/2024).

Rita menambahkan bahwa kedua pelaku tersebut adalah yang paling bertanggung jawab atas pembacokan dan juga menendang korban di bagian pinggang. Selain itu, polisi juga menangkap sepuluh orang lainnya dan menetapkan dua orang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Para tersangka lainnya terdiri dari VCY (20) alias A, seorang mahasiswa, FGH (15), FF (15), MAI alias A (16), MRA (16), RU (15), S (15), dan GM (17), semuanya adalah pelajar. Dua orang yang masih DPO berinisial H (17) dan A (17), juga berstatus pelajar,” jelas Rita.

Lebih lanjut, Rita menyatakan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan meliputi tiga unit sepeda motor milik pelaku, lima senjata tajam dari berbagai jenis, satu unit kendaraan Toyota Avanza yang digunakan oleh korban dan rekannya, serta satu lembar visum et repertum milik korban.

“Awalnya, polisi menerima informasi dari delapan karyawan GSI Sukalarang yang baru pulang kerja mengenai adanya sekelompok berandal bermotor yang berencana melakukan bentrokan. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengecekan lokasi oleh tiga anggota Polsek Cireunghas,” ungkap Rita.

Rita menjelaskan bahwa ketiga anggota polisi tersebut berusaha menghentikan sepuluh orang yang sedang berkonvoi dengan sepeda motor untuk melakukan pemeriksaan. Namun, dua orang di antara mereka mencoba melarikan diri, meskipun akhirnya berhasil ditangkap bersama senjata tajam jenis celurit.

“Tiba-tiba, salah satu dari mereka melawan anggota Unit Reskrim Polsek Cireunghas. Meskipun polisi telah melepaskan tembakan peringatan, terduga pelaku tetap menyerang dan membacok anggota polisi tersebut,” tambah Rita.

Senjata tajam yang digunakan adalah parang dengan ujung melengkung, yang diarahkan ke bagian bawah pinggang belakang sebelah kanan korban. Pelaku lainnya juga menendang ke arah pinggang dan menyabetkan celurit.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka di satu titik dengan lima jahitan dan di titik lainnya dengan dua jahitan, sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Hermina Sukabumi. Sementara itu, dua pelaku langsung diamankan di Polsek Cireunghas.(*)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News