Menu

Mode Gelap

News · 5 Des 2024 16:33 WIB

Bencana Longsor Sukabumi: Tujuh Jiwa Tertimbun, Tiga Meninggal


					Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengecek lokasi pergerakan tanah di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (05/12/2024). Perbesar

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengecek lokasi pergerakan tanah di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (05/12/2024).

JENTERANEWS.com – Bencana alam kembali mengguncang Kabupaten Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor yang menelan korban jiwa. Sebanyak tujuh warga dilaporkan tertimbun material longsor, tiga di antaranya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (4/12/2024). Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, saat mengunjungi posko pengungsian di Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (5/12/2024) membenarkan kabar tersebut. “Kami terus melakukan pendataan dan upaya pencarian. Hingga saat ini, tiga orang telah meninggal dunia dan empat lainnya masih dinyatakan hilang,” ujar Bey.

Salah satu korban yang meninggal dunia adalah Daffa, seorang anak berusia 10 tahun, yang tertimpa longsor di Kecamatan Simpenan. Dua korban lainnya berasal dari Kecamatan Tegalbuleud.

Bencana ini tidak hanya merenggut nyawa, namun juga mengakibatkan kerusakan yang cukup parah. Ratusan rumah warga rusak, baik ringan maupun berat. Banjir bandang juga melanda sejumlah wilayah, merendam ratusan rumah dan merusak lahan pertanian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengungkapkan bahwa tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap empat warga yang hilang. “Kami berharap mereka dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ucap Deden.

Pemerintah daerah bersama dengan berbagai pihak terkait telah mengerahkan segala upaya untuk menangani bencana ini. Selain melakukan pencarian dan evakuasi korban, juga dilakukan penyaluran bantuan logistik kepada para pengungsi.(*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News