Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 16 Des 2024 09:20 WIB

HIMPAUDI Jawa Barat Gelar Gerakan Koin 1000 Peduli Bencana Sukabumi


					HIMPAUDI Jawa Barat Gelar Gerakan Koin 1000 Peduli Bencana Sukabumi Perbesar

JENTERANEWS.com HIMPAUDI Jawa Barat menginisiasi gerakan kemanusiaan bertajuk “Gerakan Koin 1000, Anak Usia Dini Peduli Bencana di Jawa Barat”. Gerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli dan empati pada anak sejak dini, sekaligus meringankan beban para guru dan anak-anak yang terdampak bencana banjir bandang, tanah longsor, dan tanah amblas di Kabupaten Sukabumi.

“Menolong sesama dan menyayangi alam adalah karakter yang harus ditumbuhkan dalam diri guru dan anak usia dini,” tegas Widiasih, Y.,M.Pd., Ketua PW. HIMPAUDI Jawa Barat.

Dalam gerakan ini, anak-anak diajak untuk berpartisipasi aktif dengan membawa uang saku sebesar Rp1.000. Uang donasi ini kemudian dikumpulkan oleh masing-masing lembaga PAUD dan disalurkan melalui pengurus cabang HIMPAUDI.

“Kami berharap, gerakan ini dapat menjadi contoh nyata bagi anak-anak tentang pentingnya saling membantu dan berbagi,” tambah Widiasih.

Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain:

Pemulihan psikologis: Melalui trauma healing dan pendirian sekolah darurat di pengungsian.

Pemenuhan kebutuhan dasar: Penyediaan makanan bergizi, tenda darurat, dan perlengkapan belajar.

Rehabilitasi fasilitas pendidikan: Perbaikan atau pengadaan sarana dan prasarana PAUD yang rusak.

HIMPAUDI Jawa Barat juga mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam upaya penanggulangan bencana ini. Donasi dari masyarakat umum dan perusahaan sangat diharapkan untuk memperkuat bantuan yang diberikan.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini,” ajak Widiasih.

Bencana yang melanda Kabupaten Sukabumi telah menyebabkan kerusakan yang cukup parah. Hampir seluruh kecamatan di wilayah selatan terdampak, dan banyak warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

“Kami berharap, melalui gerakan ini, kita dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” tutup Widiasih.(*)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kemendikdasmen Siapkan Skema Seleksi Adil untuk Penuntasan 237 Ribu Guru Honorer pada 2026

12 Mei 2026 - 15:52 WIB

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani (kiri), tengah memberikan penjelasan terkait penataan dan penugasan guru non-ASN dalam acara Taklimat Media di Gedung D Kemendikdasmen, Jakarta. Turut hadir mendampingi sejumlah pejabat kementerian dalam konferensi pers tersebut.

Menakar Kualitas Pendidikan, Sukabumi Siap Gelar TKA 2026

20 April 2026 - 13:05 WIB

Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) di Sukabumi tampak fokus mengerjakan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2025/2026 menggunakan perangkat laptop, Senin (20/4/2026).

Sisa Puing Kebakaran dan Janji Kosong: Ratusan Siswa MTs Nurul Hasanah Bertaruh Nyawa di Ruang Kelas Retak

17 April 2026 - 17:59 WIB

Potret kerusakan parah pada salah satu bangunan ruang kelas MTs Nurul Hasanah di Kampung Cicukang, Kecamatan Curugkembar, pasca-kebakaran pada November 2025 lalu. Atap yang runtuh, puing-puing yang berserakan, dan sisa-sisa bangunan yang hangus ini menjadi pemandangan sehari-hari bagi ratusan siswa. Kondisi ini merupakan bukti kelambanan bantuan dari pihak berwenang, yang memaksa siswa bertaruh nyawa belajar di bawah bayang-bayang bahaya bangunan yang sewaktu-waktu dapat rubuh.

164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Berpacu Validasi Data Jelang Tenggat Akhir April

16 April 2026 - 10:30 WIB

Kopdes Merah Putih Ditargetkan Serap 1,4 Juta Pekerja, Prioritaskan Keluarga Penerima Manfaat PKH

13 April 2026 - 20:00 WIB

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) memberikan keterangan pers didampingi jajaran terkait di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan target ambisius program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja, dengan memprioritaskan warga miskin penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Star Energy Geothermal Salurkan Beasiswa Rp190 Juta untuk 19 Mahasiswa IPB

2 Desember 2025 - 13:16 WIB

Trending di Kabar Daerah