JENTERANEWS.com – HIMPAUDI Jawa Barat menginisiasi gerakan kemanusiaan bertajuk “Gerakan Koin 1000, Anak Usia Dini Peduli Bencana di Jawa Barat”. Gerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli dan empati pada anak sejak dini, sekaligus meringankan beban para guru dan anak-anak yang terdampak bencana banjir bandang, tanah longsor, dan tanah amblas di Kabupaten Sukabumi.
“Menolong sesama dan menyayangi alam adalah karakter yang harus ditumbuhkan dalam diri guru dan anak usia dini,” tegas Widiasih, Y.,M.Pd., Ketua PW. HIMPAUDI Jawa Barat.
Dalam gerakan ini, anak-anak diajak untuk berpartisipasi aktif dengan membawa uang saku sebesar Rp1.000. Uang donasi ini kemudian dikumpulkan oleh masing-masing lembaga PAUD dan disalurkan melalui pengurus cabang HIMPAUDI.
“Kami berharap, gerakan ini dapat menjadi contoh nyata bagi anak-anak tentang pentingnya saling membantu dan berbagi,” tambah Widiasih.
Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain:
Pemulihan psikologis: Melalui trauma healing dan pendirian sekolah darurat di pengungsian.
Pemenuhan kebutuhan dasar: Penyediaan makanan bergizi, tenda darurat, dan perlengkapan belajar.
Rehabilitasi fasilitas pendidikan: Perbaikan atau pengadaan sarana dan prasarana PAUD yang rusak.
HIMPAUDI Jawa Barat juga mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam upaya penanggulangan bencana ini. Donasi dari masyarakat umum dan perusahaan sangat diharapkan untuk memperkuat bantuan yang diberikan.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini,” ajak Widiasih.
Bencana yang melanda Kabupaten Sukabumi telah menyebabkan kerusakan yang cukup parah. Hampir seluruh kecamatan di wilayah selatan terdampak, dan banyak warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Kami berharap, melalui gerakan ini, kita dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” tutup Widiasih.(*)















