Menu

Mode Gelap

News · 11 Jan 2025 08:16 WIB

Rumah Lansia di Simpenan Sukabumi Ludes Terbakar Akibat Percikan Api Tungku


					Warga dan petugas meninjau lokasi kebakaran rumah Imas (65) di Simpenan, Sukabumi. Bantuan mendesak berupa sandang, pangan, dan material bangunan sangat dibutuhkan korban. Perbesar

Warga dan petugas meninjau lokasi kebakaran rumah Imas (65) di Simpenan, Sukabumi. Bantuan mendesak berupa sandang, pangan, dan material bangunan sangat dibutuhkan korban.

JENTERANEWS.com Sebuah rumah milik Imas (65), seorang lansia warga Kampung Mariuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, nyaris hangus terbakar pada Selasa (9/1/2025) sore, sekitar pukul 17.30 WIB. Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh percikan api dari tungku tradisional (hawu) yang digunakan korban untuk memasak.

Menurut keterangan petugas penanggulangan bencana Kecamatan Simpenan, Dandi Sulaeman, saat kejadian, Imas sedang memasak menggunakan tungku untuk menyiapkan hidangan berbuka puasa. Namun, ia sempat meninggalkan dapur untuk mengantarkan makanan kepada anaknya yang tinggal tidak jauh dari lokasi.

Nahas, saat Imas kembali ke rumah, api sudah membesar dan merambat ke kayu bakar yang berada di sekitar tungku. Kobaran api dengan cepat menjalar ke atap rumah dan melahap seisi dapur beserta perabotan rumah tangga, termasuk alat tidur.

“Saat kembali, api sudah membesar dan merambat ke kayu bakar di sekitar tungku,” jelas Dandi, Jumat (10/1/2025). “Api membesar menjalar ke atap rumah, hingga membakar semuanya.”

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut dengan sigap berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WIB, saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Beruntung, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga sebelum petugas pemadam datang, sehingga petugas hanya melakukan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala.

Akibat kejadian ini, bagian dapur rumah Imas mengalami kerusakan berat. Peralatan dapur dan alat tidur ludes terbakar. Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, Imas mengalami kerugian materi yang cukup signifikan.

Dandi menambahkan, saat ini Imas membutuhkan bantuan mendesak berupa tikar, bahan sandang dan sembako, alat tidur, alat masak, terpal, serta material bangunan untuk memperbaiki rumahnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat menggunakan api, terutama saat memasak dengan tungku tradisional. Pastikan untuk tidak meninggalkan tungku yang menyala tanpa pengawasan dan menjauhkan benda-benda mudah terbakar dari sumber api.(*)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News