JENTERANEWS.com – Bencana alam melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menetapkan status tanggap darurat bencana untuk tiga kecamatan, yaitu Simpenan, Lengkong, dan Palabuhanratu.
Data Terbaru:
- Wilayah Terdampak: 7 desa di 3 kecamatan
- Jumlah Terdampak: 59 jiwa
- Jumlah Mengungsi: 188 jiwa
- Korban Meninggal Dunia: 5 jiwa
- Korban Hilang/Belum Ditemukan: 4 jiwa
Kerusakan Infrastruktur:
- Rumah Rusak Ringan: 51 unit
- Rumah Rusak Sedang: 0 unit
- Rumah Rusak Berat: 42 unit
Kondisi Terkini:
- Kecamatan Simpenan:
- 34 rumah rusak berat
- 46 KK/140 jiwa mengungsi di rumah sanak saudara
- Jembatan Cidadap rusak berat dan tidak bisa dilalui
- Kecamatan Palabuhanratu:
- 1 rumah rusak berat
- Kecamatan Lengkong:
- 7 rumah rusak berat
- 51 Rumah rusak ringan.
- 27 KK/27 jiwa mengungsi
- 16 titik akses jalan terputus (masih dalam konfirmasi)
- 4 titik akses jembatan terputus (masih dalam konfirmasi)
Upaya Penanganan:
BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan upaya penanganan darurat, termasuk evakuasi korban, penyediaan tempat pengungsian, dan pendistribusian bantuan logistik. Tim SAR gabungan juga masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di wilayah yang rawan longsor dan banjir. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui nomor kontak darurat BPBD Kabupaten Sukabumi di 0822-4614-5371.
Pesan:
Bencana ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Solidaritas dan gotong royong dari seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk membantu para korban dan memulihkan kondisi wilayah yang terdampak.(*)















