Menu

Mode Gelap

Kecelakaan · 29 Apr 2025 16:54 WIB

Nelayan Asal Cirebon Hilang di Perairan Sukabumi, Hari Kedua Pencarian Masih Nihil


					Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di perairan Ujunggenteng, Sukabumi, dalam upaya pencarian Zamakh Sari Ahmad, nelayan yang dilaporkan hilang sejak Minggu (27/4/2025). Pencarian memasuki hari kedua namun korban belum ditemukan. Perbesar

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di perairan Ujunggenteng, Sukabumi, dalam upaya pencarian Zamakh Sari Ahmad, nelayan yang dilaporkan hilang sejak Minggu (27/4/2025). Pencarian memasuki hari kedua namun korban belum ditemukan.

JENTERANEWS.com – Operasi pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM PTR 01 bernama Zamakh Sari Ahmad (19 tahun) yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut di perairan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, memasuki hari kedua pada Senin (28/4/2025). Namun, hingga pukul 17.00 WIB, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban.

Zamakh Sari Ahmad diketahui merupakan seorang nelayan asal Dusun Singkil, Desa Astanajapura, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Menurut Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, laporan mengenai insiden Man Overboard (MOB) ini diterima oleh Basarnas Pos SAR Sukabumi dari Pos Polairud Ujung Genteng.

“Peristiwanya terjadi kemarin, Minggu (27/4/2025) sekitar pukul 09.00 Wib,” ujar Suryo saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut dijelaskan Suryo, KM PTR 01 yang berawak tujuh orang saat itu sedang dalam perjalanan kembali ke Ujung Genteng dari Perairan Cibuni usai mencari ikan. Di tengah perjalanan, korban dilaporkan terjatuh ke laut dan menghilang.

“Nahkodanya langsung menginformasikan dan memohon untuk bantuan SAR setelah dilakukan pencarian namun korban belum ditemukan,” jelasnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR segera bergerak. “Jadi tadi pagi kami sudah berupaya mengerahkan personel untuk bergerak menuju lokasi kejadian melakukan upaya pencarian terhadap korban,” imbuh Suryo.

Suryo menambahkan, tim Basarnas Pos Sukabumi harus menempuh perjalanan darat yang cukup memakan waktu, sekitar 3 hingga 4 jam, dari Pos SAR Sukabumi di Jalan Kiaralawang, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, untuk mencapai lokasi kejadian di Ujunggenteng.

Dalam operasi pencarian ini, seluruh peralatan SAR pendukung dikerahkan. Tim SAR gabungan yang terlibat terdiri dari berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, Pos Polairud Ujung Genteng, Pos TNI AL Ujung Genteng, Polsus, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Saka SAR Sukabumi, Sarda, BPBD, APRAK Jaya, dan HNSI Ujung Genteng.

“Serta dibantu juga masyarakat sekitar dan para nelayan di Ujung Genteng,” tandas Suryo, menegaskan kuatnya sinergi dalam upaya pencarian ini.

Hingga sore hari di hari kedua pencarian, korban Zamakh Sari Ahmad masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan dijadwalkan akan terus melakukan evaluasi dan melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya dengan harapan korban dapat segera ditemukan.(*)


Laporan: Rudi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 93 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Terlindas Minibus di Jalur Parungkuda, Pekerja Perempuan Jadi Korban Dugaan Tabrak Lari

10 April 2026 - 09:27 WIB

Warga berkumpul di dekat tubuh korban, SJN (20), yang tergeletak di jalan di Kampung Pangadegan, Parungkuda, Sukabumi, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas dramatis pada Kamis malam (9/4/2026). Di latar belakang terlihat toko yang terang benderang. Kejadian tersebut terekam CCTV.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.
Trending di Peristiwa