Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 21 Jun 2025 07:57 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Simpenan, Dua Rumah Jadi Korban Saat Pemiliknya Sedang Ibadah


					Sejumlah petugas dari TAGANA, P2BK, Damkar, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas meninjau lokasi kebakaran di Kecamatan Simpenan, Jumat (20/6/2025). Tim gabungan langsung melakukan pendataan dan berkoordinasi untuk penyaluran bantuan darurat bagi para korban. Perbesar

Sejumlah petugas dari TAGANA, P2BK, Damkar, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas meninjau lokasi kebakaran di Kecamatan Simpenan, Jumat (20/6/2025). Tim gabungan langsung melakukan pendataan dan berkoordinasi untuk penyaluran bantuan darurat bagi para korban.

JENTERANEWS.com – Kebakaran hebat melanda dua rumah warga di Kampung Kebon Kopi RT 03/RW 05, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat malam (20/6/2025). Peristiwa yang diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, saat salah satu pemilik rumah sedang tidak berada di tempat karena tengah menunaikan ibadah di masjid.

Berdasarkan laporan yang diterima dari anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Simpenan, Indra Lesmana, api pertama kali muncul dari kediaman Jejet Rimbawan (47), seorang guru. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, Tio Kharisma (33), percikan api dari instalasi listrik dengan cepat menyambar gorden di ruang tengah rumah.

“Api bermula dari percikan listrik, lalu merembet ke gorden dan dengan cepat membesar hingga menjalar ke bagian atap rumah,” ujar Tio, yang merupakan menantu dari pemilik rumah kedua yang terdampak.

Nahas, si jago merah tidak berhenti di satu bangunan. Api yang berkobar hebat merembet dan turut membakar bagian atap dapur rumah milik Hj. Imat Rusmiati (56), yang berada persis di sebelahnya.

Tim pemadam kebakaran yang menerima laporan segera mengerahkan dua unit mobil ke lokasi kejadian. Petugas bersama warga dan unsur relawan lainnya berjibaku memadamkan api. Satu jam kemudian, sekitar pukul 20.30 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar, mencapai kurang lebih Rp 50.000.000,” jelas Indra Lesmana dalam laporannya.

Akibat kejadian ini, dua keluarga dengan total 12 jiwa harus menanggung dampak kerusakan. Keluarga Jejet Rimbawan (1 KK, 6 jiwa) mengalami kerusakan paling parah di bagian tengah rumah. Sementara keluarga Hj. Imat Rusmiati (2 KK, 6 jiwa) mengalami kerusakan di bagian atap dapur. Satu keluarga dilaporkan terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga terdekat.

Puing-puing sisa kebakaran terlihat di salah satu rumah warga di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, pasca-insiden yang terjadi pada Jumat (20/6/2025). Peristiwa ini menghanguskan dua rumah dan mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Puing-puing sisa kebakaran terlihat di salah satu rumah warga di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, pasca-insiden yang terjadi pada Jumat (20/6/2025). Peristiwa ini menghanguskan dua rumah dan mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Sejumlah unsur pimpinan kecamatan (Muspika) dan aparat gabungan turut hadir di lokasi untuk melakukan penanganan, di antaranya P2BK Simpenan, Damkar, TAGANA, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP.

“Kami telah melakukan asesmen di lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta RT/RW setempat. Kami juga mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi kebakaran, baik dari kompor maupun instalasi listrik,” tambah Indra.

Saat ini, para korban sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa bahan material bangunan untuk perbaikan rumah, serta kebutuhan sandang, pangan, dan peralatan dapur. Pihak terkait tengah berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut dan penyaluran bantuan bagi para korban.(*)


Kor : Fajar
Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa