JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Minggu malam mengakibatkan satu unit rumah warga di Kecamatan Parakansalak mengalami kerusakan berat. Bagian tengah dan dapur rumah milik Ibu Dedeh Siti Khodijah dilaporkan roboh pada Senin (6/4/2026) pagi sekitar pukul 08.35 WIB.
Peristiwa ini tepatnya terjadi di Kampung Balandongan, RT 03/05, Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, satu kepala keluarga yang terdiri dari lima jiwa kini terdampak dan membutuhkan bantuan segera.
Kronologi dan Penyebab
Berdasarkan laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak, struktur atap rumah tidak mampu menahan beban air akibat hujan deras yang turun dengan durasi cukup lama. Kondisi bangunan yang mulai rapuh dipicu oleh rembesan air yang terus-menerus hingga akhirnya material atap di bagian tengah dan dapur ambruk ke lantai.
Respons Cepat Petugas
Menerima laporan warga, tim BPBD Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Parakansalak langsung terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen. Langkah koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan Pemerintah Desa Bojonglongok, pihak Kecamatan, Pol PP, Babinmas, Babinsa, serta relawan Tagana.
“Saat ini tim sudah berada di lapangan untuk mendata kerugian dan melakukan penanganan awal. Kami juga berkoordinasi dengan lintas sektoral agar bantuan dapat segera disalurkan,” ujar perwakilan P2BK Parakansalak dalam keterangan resminya.
Kebutuhan Mendesak dan Rekomendasi
Kondisi di lokasi saat ini terpantau cerah berawan, namun puing-puing bangunan masih berserakan. Pihak keluarga sangat membutuhkan bantuan darurat berupa:
Material Bangunan (untuk perbaikan atap dan dinding).
Logistik (Sandang dan Pangan).
BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, terutama hujan lebat yang sering disertai angin kencang dan petir. (*)
Editor : Mia















