Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 2 Mar 2025 21:28 WIB

Aipda Didik, Sang Penyelamat di Jembatan Cicatih, Terima Apresiasi Langsung dari Dedi Mulyadi


					Aipda Didik, anggota Satlantas Polres Sukabumi, menerima apresiasi dari Tim Kang Dedi Mulyadi atas aksi heroiknya menyelamatkan seorang gadis dari percobaan bunuh diri di Jembatan Cicatih. Perbesar

Aipda Didik, anggota Satlantas Polres Sukabumi, menerima apresiasi dari Tim Kang Dedi Mulyadi atas aksi heroiknya menyelamatkan seorang gadis dari percobaan bunuh diri di Jembatan Cicatih.

JENTERANEWS.com– Aksi heroik Aipda Didik, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi, yang dengan sigap menggagalkan upaya bunuh diri seorang gadis di Jembatan Cicatih, Warungkiara, pada Selasa (25/2) lalu, menuai apresiasi tinggi. Sebagai bentuk penghargaan, Tim Kang Dedi Mulyadi (KDM) mendatangi langsung Aipda Didik di tempat tugasnya, Kantor Samsat Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (02/3/2025).

Kedatangan tim KDM ini membawa misi khusus dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung. Melalui sambungan video call, Dedi Mulyadi berinteraksi dengan Aipda Didik, mengapresiasi keberanian dan ketanggapannya dalam menyelamatkan nyawa seorang warga.

“Pagi tadi, sekitar pukul 10.00 WIB, saya dihubungi oleh staf khusus Bapak Gubernur Jawa Barat. Mereka menyampaikan keinginan untuk bertemu dan menyampaikan ucapan terima kasih langsung dari Bapak Gubernur melalui video call,” ungkap Aipda Didik, yang juga bertugas sebagai Baur STNK Polres Sukabumi.

Dalam percakapan yang berlangsung sekitar 15-20 menit tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi Aipda Didik dalam melindungi warga Jawa Barat. Ia juga memberikan pesan penting kepada masyarakat, khususnya di Sukabumi, untuk selalu mencari solusi atas setiap permasalahan dan menghindari tindakan nekat yang dapat membahayakan diri sendiri.

“Beliau mengucapkan terima kasih atas bantuan dan tugas saya dalam menyelamatkan warga Jawa Barat. Pak Dedi juga berpesan agar warga Sukabumi, dan Jawa Barat pada umumnya, dapat menyelesaikan masalah dengan cara yang baik, serta tidak mengambil jalan pintas seperti yang dilakukan gadis tersebut,” jelas Aipda Didik, didampingi oleh Bripka Devi, anggota Polwan Polres Sukabumi.

Aksi Aipda Didik di Jembatan Cicatih memang patut diapresiasi. Dengan cepat dan tepat, ia berhasil mengamankan seorang gadis yang diduga akan mengakhiri hidupnya. Tindakan ini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memberikan harapan baru bagi keluarga gadis tersebut.

Apresiasi dari Gubernur Jawa Barat ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Aipda Didik dan seluruh anggota kepolisian untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga kisah ini juga menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama dan mencari solusi positif dalam menghadapi setiap tantangan hidup.(*)

Laporan: Awang

Artikel ini telah dibaca 188 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Cidadap Sukabumi Roboh

25 Mei 2026 - 18:29 WIB

Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi)

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten

25 Mei 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]
Trending di Sukabumi