Menu

Mode Gelap

Bencana · 8 Mar 2025 15:10 WIB

Aksi Cepat Tanggap: TNI-Polri dan Warga Bersihkan Kampung Gumelar dari Banjir


					Personel Polres Sukabumi dan TNI bahu-membahu membersihkan puing-puing sisa banjir di Kampung Gumelar, Palabuhanratu, Sukabumi, pasca-kunjungan Wakil Presiden RI. Perbesar

Personel Polres Sukabumi dan TNI bahu-membahu membersihkan puing-puing sisa banjir di Kampung Gumelar, Palabuhanratu, Sukabumi, pasca-kunjungan Wakil Presiden RI.

JENTERANEWS.com – Pasca kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang meninjau langsung dampak bencana alam di Kabupaten Sukabumi, aksi cepat tanggap dilakukan oleh Polres Sukabumi bersama TNI dan berbagai instansi terkait. Fokus utama adalah pembersihan Kampung Gumelar, Kecamatan Palabuhanratu, yang mengalami kerusakan parah akibat banjir.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan antara pihaknya, TNI, dan pemerintah daerah. “Kami bergerak bersama untuk memastikan pemulihan pasca-bencana berjalan optimal. Pembersihan wilayah terdampak, termasuk rumah-rumah warga dan tempat ibadah, menjadi prioritas utama. Ini adalah wujud nyata kepedulian dan sinergi kami dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” ungkap AKBP Samian.

Kegiatan pembersihan tempat ibadah yang terdampak banjir oleh Polres Sukabumi, TNI, dan warga setempat.

Kegiatan pembersihan tempat ibadah yang terdampak banjir oleh Polres Sukabumi, TNI, dan warga setempat.

Lebih dari sekadar pembersihan, Polres Sukabumi juga aktif menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Upaya pengamanan dan penjagaan ketertiban juga ditingkatkan untuk memastikan proses pemulihan berjalan lancar dan aman.

Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Sukabumi menjadi momentum penting dalam penanganan bencana ini. Beliau meninjau langsung kondisi Jembatan Bojong Kopo yang putus, serta Pasar dan Terminal Palabuhanratu yang terendam banjir. Dalam kesempatan tersebut, Wapres menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana dan pemulihan kondisi masyarakat.

“Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah adalah kunci utama dalam menghadapi bencana. Kita harus bergerak cepat dan tepat untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Wapres Gibran saat meninjau lokasi bencana.

Polres Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih tinggi di wilayah Sukabumi. “Kami mengimbau agar masyarakat selalu memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Keselamatan diri dan keluarga adalah yang utama,” tambah AKBP Samian.

Aksi sinergi ini menunjukkan komitmen kuat dari TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat Sukabumi bangkit dari keterpurukan akibat bencana. Semangat gotong royong dan kepedulian menjadi pilar utama dalam upaya pemulihan ini.(*)

Kontributor: Mardi

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bupati Sukabumi Buka Jambore Kader IMP: Sebut Kader Sebagai Garda Terdepan Kesuksesan Program Bangga Kencana

18 April 2026 - 21:14 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (paling kiri, berkacamata hitam), berdiri tegak bersama ratusan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) se-Kabupaten Sukabumi di baris terdepan pada upacara pembukaan Jambore Kader IMP di Area Rekreasi Salabintana, Sabtu (18/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Praktis dan Tahan Lama! Ini Resep Kering Kentang Tempe Pedas yang Bikin Nasi Cepat Habis

18 April 2026 - 07:22 WIB

Kawal Iklim Investasi dan Nasib Pekerja, DPRD Sukabumi Targetkan Perda Ketenagakerjaan yang Adaptif

17 April 2026 - 18:32 WIB

Suasana rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), BNN, serta perwakilan berbagai organisasi pekerja dan pengusaha di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/4/2025). Rapat ini bertujuan untuk menyerap aspirasi lintas sektoral terkait rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2023.

Biadab! Lansia 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Gadis 13 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

17 April 2026 - 18:19 WIB

Ilustrasi
Trending di Sukabumi