Menu

Mode Gelap

Bencana · 30 Jan 2025 13:18 WIB

Angin Kencang Robohkan Pohon Akasia di Sukabumi, Pagar dan Makam Pahlawan Jadi Korban


					Petugas dari BPBD Kota Sukabumi mengevakuasi pohon Akasia berukuran besar yang tumbang dan menyebabkan kerusakan pada pagar makam serta beberapa makam di TPU Taman Bahagia. Perbesar

Petugas dari BPBD Kota Sukabumi mengevakuasi pohon Akasia berukuran besar yang tumbang dan menyebabkan kerusakan pada pagar makam serta beberapa makam di TPU Taman Bahagia.

JENTERANEWS.com – Angin kencang yang melanda Kota Sukabumi pada Kamis (30/1/2025) menyebabkan sebuah pohon Akasia berukuran besar tumbang dan menimpa pagar Taman Makam Pahlawan Suryakencana serta beberapa makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Bahagia, Kelurahan Benteng.

“Pohon dengan diameter 40 cm dan tinggi 15 meter ini tumbang akibat terpaan angin kencang pada Kamis pagi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat. “Beruntung, pohon tumbang ini tidak menghalangi jalan sehingga arus lalu lintas tidak terganggu.”

Akibat insiden ini, pagar makam Taman Pahlawan Suryakencana mengalami kerusakan cukup parah dengan tinggi dan lebar pagar yang rusak mencapai tiga meter. Namun, Novian memastikan tidak ada makam yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang tersebut.

Hingga Kamis siang, angin kencang masih terus melanda seluruh wilayah Kota Sukabumi. BPBD Kota Sukabumi telah menginstruksikan seluruh petugas penanggulangan bencana untuk meningkatkan kesiagaan. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika ada rumah atau bangunan yang terdampak angin kencang, serta jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang.

“Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemangkasan ranting pohon yang sudah rapuh dan penebangan pohon yang berpotensi tumbang,” kata Novian. “Saat ini, petugas kami sedang berpatroli di beberapa lokasi rawan pohon tumbang dan daerah yang rawan terdampak angin kencang.”

Novian menambahkan beberapa titik rawan pohon tumbang di Kota Sukabumi, antara lain Jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh; Jalur Lingkar Selatan Sukabumi di Kecamatan Baros; Jalan Taman Bahagia di Kecamatan Warudoyong; dan beberapa titik lainnya.(*)

Laporan: Awang

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana