Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 19 Okt 2022 13:01 WIB

Baru Selesai Dibangun, Saluran Irigasi di Cibaregbeg Putus Diterjang Longsor


					Kondisi bangunan jaringan irigasi yang roboh, di desa Cibaregbeg, Rabu (19/10/2022). Perbesar

Kondisi bangunan jaringan irigasi yang roboh, di desa Cibaregbeg, Rabu (19/10/2022).

JENTERANEWS.com – Jaringan Irigasi Usaha Tani di Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, baru sebulan dikerjakan sudah ambrol, diduga tak kuat menahan air hujan beberapa hari terakhir. Padahal, proyek itu baru sebulan dikerjakan.

Dinding jaringan irigasi desa tersebut terjadi ketika hujan deras dalam beberapa pekan terakhir ini. Dari puluhan meter proyek itu, sepanjang 10 meter ambrol. Sehingga batu-batu berserakan di pinggir jalan. “Baru sebulan kok dibangun. Tidak tahu kenapa kok sudah ambrol,” kata Ladi, salah satu warga setempat.

Ladi yang rumahnya tak jauh dari lokasi menduga ambrolnya dinding irigasi lantaran hujan turun cukup deras dan air mengalir deras. Kemungkinan dinding irigasi belum kuat menahan air, sehingga ambrol. “Irigasi ini dibangun sekitar bulan September kemarin,” katanya.

Pengawas lapangan dari dinas pertanian H. Ena Supriatna, mangatakan dirinya sudah mengetahui terjadinya ambrol pada jides yang ada di desa Cibaregbeg.

“saya sudah meminta perbaikan kembali kepada pihak pelaksana karena masih dalam tahap pemeliharaan” kata ena

Pembangunan, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Usaha Tani  Poktan Cibaregbeg Desa Cibaregbeg Kecamatan Sagaranten itu di kerjakan oleh CV. Demi Karya dengan nilai pagu pakek Rp  185.000.000,00 APBD Kabupaten Sukabumi Tahun 2022.

“Proses pengerjaan sudah selesai pada bulan September kemarin, namun karena hujan deras dan di lokasi itu rawan longsor jadi dinding temboknya itu tidak kuat menahan air hingga ambrol,” ungka Ena

Melihat kontur tanah di lokasi tersebut, lanjut Ena, saya sarankan untuk titik itu di ganti oleh peralon yang besar, supaya air tetap bisa mengalir walaupun irigasi terputus,” lanjutnya

Dikonfirmasi terpisah, pelaksana CV. Demi Karya, Agus pihaknya sudah mengetahui ada kurusakan pada Jides yang di kerjakannya.

“Bahkan saya sudah melaporkan ke BPBD karena itu adalah bencana, jadi dinding irigasi itu terbawa longsor,” kata Agus

Meski demikian pihak CV Demi Karya, akan tetap memperbaiki kembali “itu tanggung jawab pihak kami, saya sudah merencanakan di minggu depan akan ke lokasi untuk memperbaiki kerusakan pada dinding irigasi tersebut,” kata Agus..(*)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Regulasi Kawasan Kumuh: Dinilai Jadi Batu Sandungan Pemerataan Infrastruktur Desa

27 Maret 2026 - 20:17 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, memberikan keterangan kepada media mengenai kebijakan penetapan kawasan kumuh yang dinilai membatasi pemerataan pembangunan infrastruktur, Jumat (27/3/2026).

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

Trending di Bencana