Menu

Mode Gelap

News · 3 Mei 2024 14:39 WIB

Belum Ada Setahun Jembatan Di Cimenteng Curugkembar Kembali Rusak, Diduga Kualitas Pembangunan Jelek


					Kondisi jembatan di desa Cimenteng Kecamatan Curugkembar kembali rusak padahal belum ada setahun dibangun. Perbesar

Kondisi jembatan di desa Cimenteng Kecamatan Curugkembar kembali rusak padahal belum ada setahun dibangun.

JENTERANEWS.com – Kualitas pembangunan jembatan di ruas jalan Baros- Cikadu tepatnya di Kampung Cibogo Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, yang dilaksanakan oleh CV. DEKA UTAMA sangat jelek.

Pasalnya, pembangunan jembatan yang dibiayai oleh APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Sukabumi tahun 2023 tersebut yang baru beberapa bulan selesai dibangun, namun kini kondisi jembatan sudah terlihat retak retak pada beton jembatan dan sangat berbahaya jika ini dibiarkan.

Proyek pembangunan jembatan itu di kerjakan pada bulan September 2023. pada proses pengerjaan warga sempat mengkhawatirkan kualitas pembangunan namun pihak pelaksana tidak menghiraukannya.

Seperti yang di beritakan jenteranews.com sebelumnya dengan judul “Baru Selesai Dibangun Jembatan di Cimenteng Curugkembar Kembali Rusak, Ini Penyebabnya” “Pembangunan jembatan ini, di ragukan kekuatannya, masa jembatan beton seperti jembatan gantung, berayun saat di lewati.

Namun saat itu menurut pengawas lapangan DPU Kabupaten Sukabumi Cabang Sagaranten, Nandar, mengatakan jembatan tersebut masih proses pengerjaan belum di PHO atau di serah terimakan, apapun yang kurang akan di perbaiki.

Berbeda fakta dengan apa yang di utarakan oleh warga Curugkembar Soleh, Ia mengatakan setelah di komplain dulu sampai sekarang tidak ada perbaikan.

“Dulu sempat saya komplain, dan katanya mau di perbaiki, namun nyatanya sampai sekarang pun tidak ada perbaikan hingga akhirnya kembali rusak,” kata Soleh. Jum’at (3/5/2024)

Soleh, berharap para CV kontraktor pelaksana program pemerintah untuk mengedepankan kualitasnya jangan hanya kuantitas.

“Saya juga berharap para pengawas lapangan agar lebih profesional jiga memang ada kekurangan dalam pengerjaan jangan menutup mata dengan keterangan dari pengawas tersebut bahwa pengerjaan telah selesai hingga akhirnya di serah terimakan,” ujar Soleh.

Dalam pelaksanaan program-program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tentunya harus di dukung oleh semua pihak.

“Bukan hanya kami sebagai masyarakat tapi pengawasan pemerintah dalam proses pelaksanaan pembangunan juga harus ditingkatkan agar kualitas pembangunan benar benar terjaga, hingga hasil pembangunan bisa dirasakan masyarakat lebih lama,” tandasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News