Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 5 Mar 2022 11:53 WIB

Bencana Pergerakan Tanah, 8 Bangunan Rumah Warga Rusak di Bantargadung Sukabumi


					WhatsApp Image 2022 03 05 at 11.01.48 Perbesar

WhatsApp Image 2022 03 05 at 11.01.48

JenteraNews Sukabumi – Kurang lebih mencapai 300 meter luas pergerakan tanah di  Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.Mengakibatkan Delapan Rumah Warga rusak, diantaranya 4 bangunan rumah warga rusak berat dan 4 bangunan rumah warga rusak ringan.

Setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bantargadung kabupaten Sukabumi, mengakibatkan bencana tanah amblas dan merusak bangunan rumah warga, terjadi sekitar pukul 01.30 WIB pada Selasa (02/03/2022) kemarin.

Rumah Warga Rusak Gerat Akibat Pergerakan Tanan di Desa Limusnunggal Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi

Data korban pemilik bangunan rumah yang rusak akibat bencana tersebut diantaranya Suhendi (35), Masli (35) Idris (48), Andri (30), sementara bangunan yang rusak ringan namun berpotensi terancam karena pergerakan tanah meliputi rumah milik Satibi (70) Dede (42) Ujang Herman (52) dan Emak Mae (70).

Baca Juga:   150 Siswa Raih Beasiswa Bupati Sukabumi, Kuliah Gratis Sampai Lulus Di Nusa Putra

BACA JUGA : Wabub Sukabumi Dorong Gerakan Ketahanan Pangan Melalui Tanam Talas

Sementara, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Sukabumi menerangakan,” Diduga akibat lokasi tanah yang cukup labil ditambah curah hujan yang cukup tinggi menjadi penyebab pergerakan tanah.” ungkap Nanang R Sudrajat, Manajer Pusdalops pada BPBD Kabupaten Sukabumi, Jumat (04/03/2022)

Baca Juga:   Usai Tagih Utang Warga Parungkuda Sukabumi, Hilang Misterius

Pihaknya  memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. “Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam bencana ini. Untuk kerugian masih dalam proses penghitungan,” terang Nanang

Untuk mengantisipasi pergerakan tanah susulan 4 keluarga pemilik rumah  rusak berat saat dengan total 18 jiwa mengosongkan bangunan untuk sementara mengungsi di rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga:   Enam Remaja Pelaku Perang Sarung Disergap Petugas Gabungan

BACA JUGA : Gagal Nanjak, L300 Pengankut Pisang Terguling di Tanjakan Karang Cidolog

Badan Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Sukabumi melakukan pengecekan secara berkala di lokasi kejadian.

Dengan kondisi cuaca yang masih cukup ekstrem ditambah tanah yang cukup labil, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Mengingat cuaca saat ini masih musim penghujan dan dikhawatirkan terjadi pergerakan tanah susulan, masyarakat dihimbau untuk waspada,” pungkasnya.(*)

 

Reporter : Agus Bahrudin

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Penampilan Baru Geyser Cisolok Menuju Destinasi Wisata Yang Indah, Nyaman, Dan Mengesankan

23 Juni 2024 - 20:54 WIB

Penampilan Baru Geyser Cisolok Menuju Destinasi Wisata Yang Indah, Nyaman, Dan Mengesankan

Monitoring di Cikakak Pemkab Sukabumi Targetkan Angka Stunting Turun Menjadi 14%,

22 Juni 2024 - 13:02 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Agenda Penyampaian Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi

21 Juni 2024 - 20:39 WIB

Rapat Paripurna Dprd, Agenda Penyampaian Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi

Wakil Bupati Sukabumi Mendukung Upaya Pencegahan Stunting Secara Serentak Sebagai Bagian Dari Visi Indonesia Emas 2045.

21 Juni 2024 - 15:28 WIB

Wakil Bupati (Wabup) Mendukung Upaya Pencegahan Stunting Secara Serentak Sebagai Bagian Dari Visi Indonesia Emas 2045.

Pisah Sambut Kajari, Bupati Marwan Menekankan Pentingnya Sinergitas Dalam Mewujudkan Visi Misi Kabupaten Sukabumi

21 Juni 2024 - 09:10 WIB

Pisah Sambut Kajari, Bupati Marwan Menekankan Pentingnya Sinergitas Dalam Mewujudkan Visi Misi Kabupaten Sukabumi

Tingkatkan Layanan Informasi Publik, DKIS Kota Cirebon Melakukan Kunjungan Ke Diskominfosan Kabupaten Sukabumi

21 Juni 2024 - 03:25 WIB

Tingkatkan Layanan Informasi Publik, DKIS Kota Cirebon Melakukan Kunjungan Ke Diskominfosan Kabupaten Sukabumi
Trending di Kabar Daerah
error: Content is protected !!