JENTERANEWS.com – Musibah kembali menimpa warga Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin, 18 November 2024, mengakibatkan pergerakan tanah yang cukup parah hingga merusak dua unit rumah warga.
Berdasarkan laporan dari Jenal Mutakin, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, peristiwa ini terjadi di Kampung Cipicung, RT 006/RW 005, Desa Hegarmanah. Dua rumah yang menjadi korban adalah milik Bapak Adin dan Ibu Romlah. Keduanya mengalami kerusakan yang cukup parah hingga tidak dapat dihuni.
“Akibat kejadian ini, Bapak Adin yang memiliki satu keluarga dengan empat jiwa dan Ibu Romlah dengan dua jiwa terpaksa mengungsi ke rumah saudara mereka,” ujar Jenal Mutakin dalam laporannya.
Tim P2BK Sagaranten telah melakukan asesmen ke lokasi kejadian pada Kamis, 21 November 2024. Bersama dengan pihak terkait seperti forkopimcam, kecamatan, Babinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib Pemdes Hegarmanah, dan perangkat desa lainnya, tim melakukan pendataan dan memberikan bantuan awal kepada korban.
Untuk membantu para korban merehabilitasi rumah mereka, saat ini sangat dibutuhkan bahan material bangunan, bahan pokok, dan bantuan lainnya.
P2BK Sagaranten mengingatkan warga akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di musim hujan seperti saat ini.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap tanda-tanda bahaya seperti tanah longsor dan banjir” pungkasnya.(*)















