Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 19 Sep 2025 18:46 WIB

Bupati Asep Japar Resmi Buka Piala Putri Nusantara II, Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Perempuan Lewat Olahraga


					BUKA TURNAMEN: Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, melakukan tendangan pertama sebagai tanda dibukanya secara resmi Turnamen Sepak Bola Piala Putri Nusantara II di Stadion Korpri Cisaat, Jumat (19/9/2025). Perbesar

BUKA TURNAMEN: Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, melakukan tendangan pertama sebagai tanda dibukanya secara resmi Turnamen Sepak Bola Piala Putri Nusantara II di Stadion Korpri Cisaat, Jumat (19/9/2025).

JENTERANEWS.com – Semangat olahraga di Kabupaten Sukabumi, khususnya di kalangan perempuan, terus menunjukkan geliat positif. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi Turnamen Sepak Bola Piala Putri Nusantara II oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, di Stadion Korpri Cisaat pada Jumat, 19 September 2025.

Turnamen yang dihelat dalam rangka memeriahkan Hari Olahraga Nasional (Haornas) dan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi ini akan menjadi panggung adu gengsi bagi tim-tim sepak bola putri terbaik dari Sukabumi hingga Cianjur. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari 19 hingga 21 September 2025.

Dalam sambutannya, Bupati H. Asep Japar memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kompetisi ini. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan sebuah wadah strategis untuk pemberdayaan dan pembuktian bahwa perempuan, khususnya di Kabupaten Sukabumi, mampu bersaing, berprestasi, dan menjadi inspirasi.

“Kompetisi ini adalah panggung untuk memperlihatkan potensi luar biasa yang dimiliki para atlet perempuan kita,” ujar H. Asep Japar. “Ini selaras dengan nilai-nilai inklusif yang kami junjung tinggi, di mana perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama untuk berkembang dan berprestasi.”

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penyelenggaraan acara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat olahraga di Kabupaten Sukabumi terus tumbuh dan berkembang secara signifikan. Ia juga berpesan kepada seluruh tim yang bertanding untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas.

“Kemenangan itu penting, namun yang paling utama adalah nilai-nilai kebersamaan, saling menghargai, dan fair play. Mari kita jadikan kompetisi ini sebagai simbol semangat perjuangan dan persatuan,” tegasnya.

Sejalan dengan perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi, H. Asep Japar mengajak semua pihak untuk mengobarkan semangat “Sukabumi Ngabumi 2025” melalui langkah konkret di bidang olahraga. “Melalui olahraga, kita membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan mengukir prestasi,” ajaknya.

Dukungan juga datang dari Ketua Asosiasi Sepak Bola Kabupaten Sukabumi (Askab), Budi Azhar Mutawali. Ia menyatakan bahwa sepak bola wanita kini menjadi salah satu cabang olahraga yang sedang digandrungi dan turnamen ini merupakan momentum tepat untuk pencarian bakat.

“Tunjukkanlah kemampuan individu terbaik dan kerja sama tim yang solid. Ajang ini bisa menjadi sarana untuk menemukan pemain-pemain terbaik yang akan mengharumkan nama daerah,” beber Budi.

Senada dengan itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi, Sirojudin, bahkan mengklaim bahwa tim sepak bola putri dari Sukabumi merupakan salah satu yang terbaik di Jawa Barat.

“Ini adalah ajang untuk mengukur prestasi dan mendorong kemajuan olahraga Kabupaten Sukabumi ke depannya,” pungkasnya. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Drama Lima Gol di GBLA: Frans Putros Syukuri Kemenangan Krusial PERSIB atas Bali United

13 April 2026 - 20:37 WIB

Kabar Duka dari Persib: Rukandi, Sosok Legendaris ‘Woro-woro’ Jadwal Pertandingan Tutup Usia

12 April 2026 - 09:27 WIB

Potret mendiang Rukandi semasa hidup. Sosok ikonis penyampai "woro-woro" jadwal pertandingan PERSIB di era Stadion Siliwangi yang juga mengabdi sebagai staf keamanan Graha PERSIB ini berpulang pada usia 66 tahun, Sabtu (11/4/2026).

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana