Menu

Mode Gelap

Bencana · 19 Mei 2025 14:21 WIB

CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam Pembobolan Minimarket, Pelaku Santai Bawa Kabur Rp50 Juta!


					Tampak jelas lubang menganga pada atap minimarket di Kebonpedes, Sukabumi, menjadi bukti bagaimana pelaku pembobolan berhasil masuk ke dalam toko. Perbesar

Tampak jelas lubang menganga pada atap minimarket di Kebonpedes, Sukabumi, menjadi bukti bagaimana pelaku pembobolan berhasil masuk ke dalam toko.

JENTERANEWS.com – Tindak pidana pembobolan kembali menyasar sebuah minimarket di wilayah Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa yang terjadi pada Senin (19/5/2025) dini hari sekitar pukul 01.50 WIB ini menambah daftar panjang kasus serupa yang meresahkan para pelaku usaha.

Kepala kantor minimarket, Egi Muhammad Fikri, mengungkapkan modus operandi pelaku yang tergolong nekat. Mereka diduga memanjat dinding luar bangunan untuk kemudian menjebol atap toko sebagai akses masuk. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), aksi tersebut diperkirakan dilakukan oleh dua orang.

“Pertama itu jam 1.50 WIB, pelaku turun dari atap langsung menuju ke area kasir untuk melihat kondisi rokok. Kemudian pelaku kembali ke belakang untuk mengambil dus, lalu kembali lagi ke depan untuk mengambil rokok dan kosmetik,” terang Egi kepada awak media.

Lebih lanjut, Egi menjelaskan bagaimana pelaku melancarkan aksinya di dalam minimarket. “Setelah mengambil barang, pelaku memasukkannya ke dalam dus dan kembali ke bagian belakang untuk keluar. Namun, karena jalan keluar terhalang, pelaku kembali lagi ke area mess atau gudang dan akhirnya keluar melalui atap,” imbuhnya.

Pantauan langsung di lokasi kejadian memperlihatkan dua titik kerusakan pada atap minimarket, masing-masing di bagian gudang dan area toko. Sementara itu, etalase rokok yang biasanya terisi penuh terlihat kosong melompong.

Akibat kejadian ini, Egi menaksir kerugian yang dialami mencapai angka fantastis, yakni Rp50 juta. Barang-barang yang berhasil digasak oleh pelaku meliputi berbagai jenis rokok, termasuk rokok elektrik, produk kosmetik, satu unit telepon genggam milik toko, serta uang tunai sebesar Rp300 ribu yang tersimpan di laci kasir.

Egi memperkirakan aksi pembobolan tersebut berlangsung cukup lama, sekitar 40 menit, hingga pelaku berhasil melarikan diri dengan barang curiannya. Diduga kuat, satu pelaku bertugas mengawasi situasi di luar toko selama rekannya beraksi di dalam.

“Kejadiannya dari jam 1.50 sampai jam 02.30 WIB. Yang masuk ke dalam satu orang, dan sepertinya ada satu orang lagi yang menunggu di luar. Ciri-cirinya tinggi, mengenakan jaket, celana kargo, dan memakai masker,” pungkas Egi.

Pihak minimarket sendiri telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian setempat. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang diperoleh dari Mapolres Sukabumi Kota terkait penanganan kasus pembobolan minimarket tersebut. Masyarakat dan para pelaku usaha di wilayah Kebonpedes berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(*)

[Laporan: Denny N | Editor: Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

TPT Tower di Lengkong Sukabumi Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

6 Maret 2026 - 20:05 WIB

Laporan Kebencanaan Nasional: BNPB Tangani Karhutla, Pergerakan Tanah, dan Cuaca Ekstrem

28 Februari 2026 - 19:24 WIB

Diguyur Hujan, Atap Rumah Warga di Nagrak Sukabumi Ambruk

27 Februari 2026 - 12:54 WIB

Tampak puing-puing material atap berupa bambu, kayu penyangga, dan genting yang berserakan menyusul ambruknya rumah milik Ibu Ipah di Kampung Cireundeu, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/2/2026). Bangunan ini ambruk akibat struktur kayu yang lapuk tak kuat menahan guyuran hujan. (Foto: Dok. P2BK Nagrak)

Irigasi Sukawayana Jebol Dihantam Cuaca Ekstrem, Rumah Warga di Cikakak Sukabumi Rusak Berat

23 Januari 2026 - 20:12 WIB

Petugas P2BK Kecamatan Cikakak bersama tim gabungan dan warga meninjau kondisi rumah milik Bapak Aep yang rusak berat di Kampung Gunung Batu, Desa Sukamaju, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/1/2026). Kerusakan bagian dapur dan kamar tidur ini disebabkan oleh jebolnya Irigasi Sukawayana akibat cuaca ekstrem.

Korban Terakhir Laka Laut Pantai Sunset Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

20 Januari 2026 - 13:22 WIB

Trending di Bencana