Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 12 Des 2023 20:33 WIB

Dampak Kerusakan Akibat Gempa Gunung Salak Terus Bertambah


					Dampak Kerusakan Akibat Gempa Gunung Salak Terus Bertambah Perbesar

JENTERANEWS.com – Ratusan rumah warga dan dua bangunan fasos/fasum di wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempabumi darat berkekuatan Magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Barat Daya Kota Bogor, Jawa Barat, dengan kedalaman 5 kilometer, pada Jumat (8/12/2023) sekitar pukul 02.00 WIB.

Sebelumnya dilaporkan, terdapat 105 unit rumah mengalami kerusakan akibat gempa tersebut, yaitu rusak berat sebanyak 11 unit rumah, rusak sedang sebanyak 36 unit rumah, rusak ringan sebanyak 58 unit rumah.

Namun hingga Minggu, 10 Desember 2023, dari hasil asesmen petugas di lapangan, jumlahnya terus bertambah.

Berdasarkan hasil asesmen sementara dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kabandungan, ratusan rumah yang terdampak gempa tersebut tersebar di sejumlah titik di lima desa, di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

“Kelima desa tersebut meliputi, Desa Cipeuteuy, Desa Cihamerang, Desa Kabandungan,Desa Mekarjaya, Desa Tugubandung, dengan kategori Rusak Ringan (RR) 144 unit rumah, Rusak Sedang (RS) 40 unit rumah dan Rusak Berat (RB) 2 unit rumah, jumlah total 186 unit rumah rusak,” ujar Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kabandungan, Yusuf kepada sukabumipdate.com, Senin (11/12/2023).

Selain rumah, kata Yusuf, terdapat Fasos dan Fasum yang juga mengalami kerusakan, yaitu 1 unit Masjid jami rusak ringan dan 1 unit Madrasah Diniyah rusak ringan

“Meskipun tidak ada korban jiwa, setidaknya, 12 Kepala Keluarga dengan 39 jiwa dipastikan mengungsi, sementara untuk tafsiran kerugian masih dalam kajian,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, Upaya yang telah dilaksanakan adalah asesment kejadian, inventarisasi terdampak, visualisasi, koordinasi, pendirian tenda darurat dan himbauan kewaspadaan.

Kebutuhan saat ini, kata dia, adalah bantuan tanggap darurat pangan, bantuan bahan material bangunan dan terpal.

“Unsur yang terlibat di lapangan, BPBD, Dinas Sosial, Forkopimcam, Pemerintah Desa, P2BK, Tagana, KSB Kabandungan, Pol PP, PMI, unsur relawan dan masyarakat. Adapun situasi terkini, warga panik mengungsi sementara dan warga khawatir gempa susulan,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa